Rusman-Malik Resmi Pimpin Muna, Gubernur Ajak Keduanya Hentikan Eksperiman Politik yang Selalu Muncul di Setiap Rezim di Muna – FAJAR Sultra
News

Rusman-Malik Resmi Pimpin Muna, Gubernur Ajak Keduanya Hentikan Eksperiman Politik yang Selalu Muncul di Setiap Rezim di Muna

Rusman Emban – Malik Ditu resmi memimpin Muna setelah Dilantik Oleh Gubernur Nur Alam, Jumat (2/9) siang.

KENDARIPOS.CO.ID,KENDARI—Pasangan Rusman Emba-Malik Ditu resmi menjadi Bupati dan Wakil Bupati Muna. Gubernur Sultra, Dr H Nur Alam SE MSi telah melantik dan mengambil sumpah jabatan kedua pasangan berakronim Rumah Kita di aula Bahteramas pada pukul 10.50 Wita, Jumat (2/9).

Pelantikan itu dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Mendagri nomor 131.74-6506 tentang pengangkatan Rusman Emba ST sebagai Bupati Muna Provinsi Sultra masa jabatan 2016-2021, dan SK Mendagri nomo 131.74-6507 mengangkat Ir Malik Ditu Msi sebagai Wakil Bupati Muna Propinsi Sultra masa jabatan 2016-2021. Surat keputusan Mendagri yang ditandatangani pada hari Senin (29/8/2016) itu berlaku sejak tanggal pelantikan atau hari ini, dengan ketentuan bila mana terdapat kekeliruan akan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya.

Seperti biasanya dalam memberikan sambutan Gubernur Nur Alam tidak membacakan sambutan tertulis yang telah disediakan. Dalam sambutan tanpa teks itu gubernur mengaku tak mengurai lagi secara panjang lebar terkait adminstrasi teknis pemerintahan juga aspek, sosial, hukum dan budaya, mengingat Rusman Emba-Malik Ditu merupakan figur yang sangat pengalaman mengenyam praktek-praktek penyelenggaraan pemerintahan. Gubernur hanya menjelaskan beberapa hal yang sarat dengan pesan moral.

“Malik Ditu sudah menjadi wakil bupati di dua bupati tentu sudah punya pengalaman pahit manisnya menjadi wakil Olehnya, pahitnya ambil hikmahnya, manisnya berbagilah dengan seluruh yang berkaitan dengan tugas bapak sebagai wakil bupati. Bantu dan awal bupatinya,” kata Nur Alam.

Bupati Rusman Emba, lanjut Nur Alam, telah memiliki pengalaman organisasi yang matang dan sangat hebat. Hanya sehebat-hebatnya orang pasti ada kekurangan dan kelemahannya. “Untuk itu saya tidak berharap kekurangan bupati berawal dari wakil bupati atau para staf-stafnya,” lanjutnya.

Gubernur memintah keduanya untuk bekerjasama dengan baik, mengingat pemerintahan itu tidaklah mudah. “Banyak orang memiliki keinginanm, spirit, ambisi yang seringkali melebihi dari kemampunnya menjadi pemimpin pemerintahan, sebelum lebih dalam memahami tugas-tugas pemerintahan.Olehnya itu harus ada kesimbangan antara keinginan yang kuat dan kewaspadaan yang ketat,” paparnya.

Pada bagian lain sambutannya Nur Alam meminta semua komponen di Muna untuk kembali bersatu, baik yang mendukung Rusman-Malik atau pun pendukung dr Baharuddin-Lapili untuk bahu membahu membangun Muna untuk kemajuan bersama di Muna dan Sultra. “Pemilihan sudah selesai, beri kesempatan mereka berdua untuk bekerja. Kita tunggu empat tahun lagi yang akan datang bila harus ada dinamika yang terulang. Jangan dimulai sekarang, karena yang akan korban adalah pembangunan kesejahteraan masyarakat kita,” tuturnya.

Rusma dan Malik Ditu juga dipesankan oleh gubernur untuk mengajak semua komponen di Muna pada semua tingkatan untuk menghentikan ekperimen-eksperimen politik yang biasa muncul di setiap rezim di Muna. “Masyarakat Muna adalah masyarakat kuat, profesornya banyak dari Muna, Jendral dari Sultra yang paling banyak juga orang dari Muna, tapi mari kita pulang dan membangun kampung. Jangan kita hanya eksis di negeri orang, jangan kita maju di negeri orang, tetapi yang penting adalah majukan Muna, majukan Sultra. Kalau kita tak berpikir seperti itu, maka seterunya negeri kita ini akan terus terdegradasi, terksploitasi oleh ketidakmampuan kita menjaga negeri tercinta” kata Nur Alam, yang mendapat applaus panjang.

Pelantikan itu disambut antusias masyarakat Muna. Aula tempat pelantikan tak mampu menampung jumlah pengunjung. Banyak massa terpaksa harus menunggu di luar ruangan. Bahkan, ketika gubenur bersama pasangan bupati dan wakil bupati akan masuk ke aula Bahteramas begitu kesulitan karena banyaknya massa di luar ruangan yang ingin memberi selamat kepada pasangan Rusman-Malik. (sawal)

Kendari Pos

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top