TKA di Morosi Buat Ulah – FAJAR Sultra
News

TKA di Morosi Buat Ulah

Unaaha, BKK – Salah seorang Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok yang bekerja di PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI), kawasan Mega Industri, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe terpaksa harus berurusan dengan polisi lantaran membuat ulah yang tidak senonoh terhadap pekerja lokal.

Kasus pelecehan seksual yang dialami salah satu juru masak di Mega Industri Konawe, berinisial AR (23), pada pekan lalu yang dilakukan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok, kini sudah ditangani pihak kepolisian. Setelah menerima laporan korban, polisi langsung menindaklanjuti laporan tersebut dan mengamankan Chen Yunzi (41) pada malam harinya, setelah sebelumnya melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan tempat pelaku bekerja.

Kapolres Konawe melalui Kapolsek Bondoala, Iptu Husni Abda membenarkan penangkapan terhadap TKA tersebut. Menurutnya, saat melakukan menangkapan pihaknya tidak menemui kendala, karena pihak perusahaan langsung menyerahkan pelaku kepada pihak kepolisian untuk diproses sesuai dengan perbuatannya.

“Setelah kejadian pelecahan, korban langsung melaporkan pada esok harinya. Setelah kita pelajari laporan korban, pada malam harinya sekitar 8 malam kami langsung melakukan penahanan kepada pelaku,” jelas Kapolsek, Kamis (8/9).
Meskipun pelaku merupakan warga asing, lanjutnya, pihaknya tidak menemui kendala saat meminta keterangan pelaku karena saat diperiksa pelaku didampingi juru bahasa Indonesia. Dalam pemeriksaan itu pelaku telah mengakui perbuatannya terhadap korban, sangat menyesal karena telah melakukan perbuatan yang tidak senonoh itu. “setelah kita periksa sekitar berapa jam, pelaku langsung kita tahan untuk mempertangungjawabkan perbuatannya,” terangnya
Husni mengakui, saat ini pelaku yang didampingi menajemen perusahaan tengah melakukan pendekatan kepada korban untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara adat. Namun meski demikian, kedua belah pihak telah sepakat berdamai tapi proses hukumnya tetap berlanjut. “Saat ini pelaku kita telah limpahkan ke Polres Konawe untuk proses selanjutnya,” tandasnya.

Untuk diketahui,.kasus pelecehan seksual oleh oknum Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di Korban pelecehan, AR mengungkap bagaimana karyawan asing mencoba menggerayangi dirinya. Wanita yang bekerja sebagai tukang masak di PT VDNI itu bercerita, kejadiannya terjadi pada Rabu (31/08/2016). Usai bekerja, sekira pukul 06.30 Wita, ia hendak pulang. Suasana ketika itu sudah remang dan hujan baru saja selesai.

Saat wanita berusia 24 tahun itu melewati sebuah tempat penampungan pasir, ia berpapasan dengan salah seorang TKA. Tak disangka-sangka, orang yang ia tidak tahu namanya itu mendadak memeluk AR dari belakang. Mendapat reaksi tersebut, warga Kecamatan Bondoala itu pun berontak dan sempat berteriak. Mendapat perlawanan yang keras, oknum itu pun mengurungkan niatnya. “Selain memeluk dari belakang, orang China itu juga sempat pegang payudara saja,” ujar AR saat ditemui kantor PT VDNI, belum lama ini.

Saat kejadian lanjut AR, tidak ada satu pun orang yang merespon teriakannya. Ia sendirilah yang melarikan diri dari oknum yang mencoba memerkosanya. Ia juga mengaku, tidak mengenal orang yang coba menggerayanginya itu. “Saya tidak tahu namanya. Tapi mukanya saya masih kenal, karena biasa baku liat tiap hari,” terangnya mamastikan kalau oknum yang bersangkutan adalaj karyawan dalam PT. VDNI.

Setelah kejadian tersebut, besoknya, Kamis (01/09/2016) AR melapor Polres Konawe. Ia berharap kasus tersebut bisa diselesaikan secara hukum. Terkait, apakah AR sudah melapor ke pimpinan perusahaan, ia mengku belum.

“Saya tidak melapor, karena tidak bisa bahasa China. Bos saya di bagian masak-memasak itu orang China juga,” tandasnya. (cr4)

Berita Kota Kendari

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top