Jembatan Ngkaring-Ngkaring Rusak, Transportasi Tersendat – Fajar Sultra
News

Jembatan Ngkaring-Ngkaring Rusak, Transportasi Tersendat

BUTONPOS.COM, BAUBAU–Jembatan di Jalan Poros Baubau-Buton Utara (Butur), tepatnya di Kelurahan Ngkaring-Ngkaring, Kecamatan Bungi rusak parah. Akibatnya jalur transportasi yang menghubungkan Baubau, Buton, Butur dan Muna bagian Timur itu tersendat.

Untuk mengantisipasi tersendatnya arus lalu lintas, pemerintah dan masyarakat setempat mengarahkan kendaraan melalui jalan usaha tani di kelurahan tersebut. Sementara Satker PPK 11 Makassar, Ali bersama lima anggota dan dibantu masyarakat setempat memperbaiki jembatan rusak itu.

“Inikan proyek APBN dan APBD Kota Baubau, nah kita adakan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Perhubungan. Saya sudah telepon bahwa kondisinya seperti ini (rusak, red). Pada rapat di kantor juga saya sudah gaungkan, tapi koordinasinya ke Satker seharusnya,” ujar Anggota DPRD Baubau, I Ketut Karma Wirata di lokasi jembatan rusak itu, Jumat (16/9).

Legislator Hanura itu turut membantu masyarakat dan langsung menghubungi istansi terkait. “Dinas PU juga saya sudah telpon dan sudah ke Satker, namun, besok lusa, besok lusa dan lain sebagainya. Apalagi kita sebagai masyarakat yang wilayah tinggalnya di bagian sini, tidak mungkin kita tinggal diam. Artinya di Ngkaring-ngkaring ada jembatan yang tidak bisa dilalui seperti ini, masa kita harus diamkan,” jelasnya.

Proyek yang rencananya akan dilanjutkan tahun 2017 itu, harus mengait sedikit dari kerelaan masyarakat untuk menutupi kerusakan jembatan itu. Uang yang diberikan pengguna transportasi dibelanjakan untuk kebutuhan jembatan yang sementara diperbaiki itu.

“Kita harus ambil tindakan, akan tetapi tindakan ini juga harus koordinasi dengan lurah, camat, dan juga kepala Dinas PU dan Perhubungan. Jika tidak diambil tindakan orang akan jadi ribut. Kalau akan dialihkan jalan persawahaan pasti akan ikut rusak lagi,” jelasnya.

Masyarakat pengguna transportasi untuk saat ini diminta bersabar. Pasalnya jembatan itu masih dalam perbaikan. “Saya kira kan begitu kalau ada proyek mandek begini butuh proses, yang kita tahu dia akan rinci dulu sampai pengerjaannya seperti ini, berapa anggaran dan lain sebagainya. Nanti kalau sudah dirinci baru akan dilanjutkan lagi dan kemungkinan tahun depan baru bisa dilanjutkan lagi,” ungkap wakil rakyat dari Dapil III Baubau ini.

Sementara dalam perbaikan itu, segala bahan dan anggaran yang dibutuhkan akan dilaporkan kepada pemerintah. Donatur sementara dari masyarakat karena hal ini tak bisa dibiarkan. Pasalnya sudah satu bulan yang lalu mulai rusak.

“Sebagai wakil rakyat saya sudah gaungkan pada saat rapat-rapat, dan ini kan bukan proyeknya APBD Kota Baubau, yah sudah jelas kita akan ambil tindakan tegas. Proyek ini satu paket dengan jembatan Wakalambe dan Wonco, secepatnya dapat dikerjakan oleh kontraktor yang dapat tender itu dan itu yang kita harapkan,” harapnya.(p1)

Buton Pos

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top