Tatrawil Solusi Perhubungan Sultra Hingga 20 Tahun Mendatang – FAJAR Sultra
News

Tatrawil Solusi Perhubungan Sultra Hingga 20 Tahun Mendatang

IMG-20160915-WA0000-1024x696

Peta pelabuhan di Sultra

KENDARIPOS.CO.ID,KENDARI—Penyelenggaraan perhubungan di suatu wilayah tidak bisa dipandang sebelah mata. Realitas memberikan pelajaran bahwa, buruknya perencanaan dan penataan dini sistim transportasi di Indonesia, seperti di Jakarta, Bogor, dan Bandung menimbulkan persoalan daerah yang begitu rumit terpecahkan hingga saat ini. Itu artinya, bila ingin Sultra terbebas dari kesemrawutaan penataan transportasi, maka harus ada usaha yang serius dalam menata perencanaan pembangunan perhubungan yang bisa menjawab hingga puluhan tahun ke depan.

“Saat ini, Sultra mulai dihadapkan pada persoalan kemacetan. Padahal, jumlah penduduk dan kendaraan masih relatif kurang. Bisa dibayangkan beberapa tahun mendatang bila kita tidak segera melakukan perencanaan penyelenggaraan perhubungan di daerah ini,” kata Dr Ir Hado Hasina MT, Kadis Perhubungan dan Informatika Sultra.

Mantan Kadis PU dan Tata Ruang Buton Utara, ini menganggap sangat mendesak untuk segera mengatur master plan penyelenggaraan perhubungan di Sultra, mengingat hingga saat ini Sultra belum memiliki master plan penyelenggaraan perhubungan dengan skala hingga 20 tahun ke depan. Padahal, master plan perhubungan itu memuat manajemen simpul dan ruas. Simpul merupakan tempat bagi pergantian antarmoda dan intermodal berupa terminal, stasiun kereta api, pelabuhan laut, pelabuhan sungai dan danau serta Bandar udara. Sedang ruas merupakan angkutan yang digunakan.

“Sultra hingga kini belum memiliki perencanaan umum untuk menyelenggarakan sistim simpul dan ruas itu. Terutama Pemprov yang lupa membangun terminal di setiap kabupaten. Bagaimana mau menyelenggarakan sistim transportasi yang bagus kalau terminal saja tidak ada. Ini merupakan satu contoh saja betapa mendesaknya master plan perhubungan ini,” katanya.

Kadis Perhubungan dan Kominfo Sultra, Dr Ir Hado Hasina MT bersama jajara perhubungan seusai peringatan hari perhubungan tahun 2016 di Pelabuhan Bungkutoko, Senin (19/9/2016)

Kadis Perhubungan dan Kominfo Sultra, Dr Ir Hado Hasina MT bersama jajara perhubungan seusai peringatan hari perhubungan tahun 2016 di Pelabuhan Bungkutoko, Senin (19/9/2016)

Perencanaan penyelenggaraan perhubungan itu, menurut Hado, harus tergambar dalam Sistim Transportasi Nasional (Sistranas). Sistranas merupakan tatanan transportasi yang terorganisasi secara kesisteman dan antar moda terdiri dari transportasi jalan, transportasi kereta api, transportasi sungai dan danau, transportasi penyeberangan,transportasi laut, transportasi udara, dan transportasi pipa yang masing-masing terdiri dari sarana dan prasarana yang saling berinteraksi . Dengan dukungan perangkat lunak dan perangkat pikir membentuk suatu sistem pelayanan transportasi yang efektifdan efisien, berfungsi melayani perpindahan orang dan atau barang yang berkembang secara dinamis.

Sistim transportasi nasional dimaksud, lanjut Hado, diwujudkan dalam 3 tataran yakni; Sistranas pada Tatranas (Tataran Transportasi Nasional), Sistranas pada Tatrawil (Tataran Transportasi Wilayah), dan Sistranas pada Tatralok (Tataran Transportasi Lokal/kabupata dan kota).

Tatranas bertujuan membentuk suatu sistim jasa layanan transportasi yang efektif dan efisien. Berfungsi melayani perpindahan penumpang dan barang antar simpul atau kota nasional (SKN) dari simpul atau kota nasional ke luar negeri atau sebaliknya.

Tatrawil bertujuan membentuk suatu sistem pelayanan jasa transportasi yang efektif dan efisien. Berfungsi melayani perpindahan penumpang dan barang antar simpul atau kota wilayah (SKW) dan dari simpul atau kota wilayah (SKW) dan dari simpul kota wilayah ke nasional dan sebaliknya.

Tatralok bertujuan membentusk suatu jasa layanan transportasi yan efektif dan efisien. Berfungsi melayani pemindahan penumpang dan barang antar simpul atau kota lokal (SKL) dan dari simpul atau kota lokal ke provonsi atau nasional atau sebaliknya. (***)

Kendari Pos

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top