Daerah Lain Kena Pemotongan, Kendari Malah Dapat Rp108 M – FAJAR Sultra
News

Daerah Lain Kena Pemotongan, Kendari Malah Dapat Rp108 M

Dana-Alokasi-Khusus-DAK-2016-150x150

KENDARI, RSONLINE – Pengelolaan keuangan yang cukup baik di Pemkot Kendari, hingga menjadi daerah percontohan pengelolaan keuangan yang kini sudah berbasis akrural, membuat kota Kendari mendapatkan tambahan DAK di APBD Perubahan 2016 dari pemerintah pusat.

Bahkan keberuntunganpun juga memihak ke kota Kendari, karena menjadi salah satu dari sedikit daerah di tanah air, yang tidak mendapatkan pemotongan anggaran dari pemerintah pusat saat ini.

Jumlah tambahan DAK yang diberikan Kementerian Keuangan RI untuk kota Kendari, nilainya cukup besar yakni Rp108 miliar dan langsung masuk di APDB Perubahan 2016.

Walikota Kendari Ir Asrun menuturkan, tambahan DAK sebesar Rp108 miliar untuk Kota Kendari, diperubahan anggaran 2016, juga merupakan efek positif dari penghematan anggaran yang dilakukan Pemkot Kendari, melalui sistem Multi Years Kontrak, yang sudah diterapkan kota Kendari dalam beberapa tahun terakhir.

“Daerah lain di tanah air termasuk intansi pusat terjadi pemotongan anggaran, namun kota Kendari tidak dipotong, justru mendapat alokasi tambahan anggaran yang cukup besar. Dana itu akan saya gunakan untuk pembangunan jalan dan perbaikan rumah sakit,” ujarnya.

Disampaikannya, selain untuk jalan, dana tersebut juga akan digunakan pada perbaikan Ruang IGD dan ruang operasi RSUD Kendari, yang diupayakan segera ditangani dan bisa tuntas akhir tahun 2016 ini.

Sementara itu, Kepala BPKAD Kota Kendari Fatmawati Faqih terpisah menyampaikan, penerapan sistem kontrak tahun jamak di Kota Kendari selama kepemimpinan Walikota Asrun dan Musadar, betul-betul memberikan dampak positif terhadap pengelolaan keuangan.

“Sistem ini selain kita bisa menghemat anggaran untuk tender, karena tender hanya dilakukan satu kali hingga selesainya kegiatan, kita juga bisa banyak membangun dengan anggaran yang terbatas . Karena itu, pemerintah pusat sangat mengapresiasi terobosan pengelolaan keuangan yang dilakukan Pemkot Kendari,” ungkapnya.

Menurutnya, langkah ini juga menjadi salah satu penilaian pemerintah pusat, sehingga pusat tidak memotong anggaran untuk kota Kendari, tapi malah menambahnya dengan anggaran yang cukup besar.

Mengenai anggaran DAK sebesar Rp108 miliar, yang akan diperuntukkan salah satunya untuk pembukaan jalan dan pengaspalan. Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Kota Tigor Sihite menjelaskan, sebanyak Rp93 miliar anggaran dari DAK yang diberikan akan dialokasikan untuk membangun tujuh item kegiatan penanganan jalan, diantaranya pembuatan jalan penghubung dalam kawasan pelabuhan Kendari New Port di Kelurahan Bungkutoko.

Jalan ini menurut Tigor akan ditangani pemerintah kota Kendari, untuk memudahkan pembangunan pelabuhan Kontainer Kendari New Port.

“ Anggaran DAK tambahan ini akan digunakan untuk menangani Outer ringroad yang berada di kantor camat abeli, itu akan diaspal. Kemudian pengaspalan jalan kantor camat puwatu tabanggele, tapi hanya sedikit” ungkapnya.

Ruas jalan yang akan ditangani menggunakan DAK tambahan lanjut Tigor ialah jalan outer ringroad dijalan Haluoleo dan pintu gerbang Puuwatu menuju tabanggele dan pembukaan jalan Dangga serta Budi Utomo baru. (ags)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top