Belanja APBD P Berkurang Rp 41,5 Miliar – FAJAR Sultra
News

Belanja APBD P Berkurang Rp 41,5 Miliar

WANGGUDU, BKK – Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan Kabupaten Konawe Utara tahun 2016 akhirnya resmi ditetapkan oleh DPRD setempat menjadi Perda APBD-P, Rabu (26/10). Dalam APBD P ini, item pendapatan maupun belanja mengalami pengurangan.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada DPRD Konut yang telah menyelesaikan semua tahapan proses perubahan Anggaran
Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Mulai penyusunan rencana kerja, pembahasan Rancangan Perda hingga pemandangan akhir fraksi-fraksi Dewan.
“Saya sampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada pimpinan dan anggota DPRD kita. Karena sudah bekerja keras menyelesaikan semua tahapan proses perubahan. Bahkan sudah dievaluasi oleh pemerintah provinsi Sultra sebagai bagian dari mekanisme penetapan Perda,” kata Ruksamin.
Bupati mengatakan, APBD-P 2016 Konut merupakan langkah pemerintah untuk menyesuaikan perubahan asumsi dasar ekonomi makro. Serta menampung inisiatif-inisiatif baru pemerintahan di bawah kepemimpinannya.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Bulan Bintang (DPW PBB) Sultra ini mengurai, pendapatan Konut setelah perubahan mengalami pengurangan 4,16 persen dari target sebelumnya yakni Rp 850,2 miliar. Setelah target pendapatan diturunkan menjadi Rp 814,6 milyar. Pengurangan pendapatan daerah ini, lanjut Ruksamin, mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66 tahun 2016.
Berkurangnya pendapatan juga beriringan dengan pengurangan belanja daerah. Dalam APBD-P, belanja daerah Konut ditetapkan sebesar Rp 803,1 milyar. Turun 4,9 persen dari sebelumnya Rp 844,5 milyar atau berkurang hingga Rp 41,5 miliar. Pembiayaan daerah pun mengalami pengurangan dengan persentase 109,6 persen dari yang ditargetkan sebelumnya.
“Saya tegaskan seluruh kepala SKPD agar benar-benar mengedepankan prinsip transparansi, efektif, efisien, dan akuntabel dalam pelaksanaan APBD-P kita. Para bendahara pengeluaran segera selesaikan kewajiban pajak kegiatan tahun berjalan. Sisa kas yang tidak lagi dapat dipertanggungjawabkan segera dikembalikan ke kas umum daerah sebelum akhir tahun,” tegas Ruksamin.
Setelah ditetapkan, Perda APBD-P kabupaten Konut diserahkan ke pelaksana harian sekretaris daerah (Plh Sekda), La Ondjo. Nampak hadir dalam rapat penetapan Perda ini yakni ketua Badan Pembentukan Peraturan daerah (BPPD), Safrin, ketua komisi A DPRD, Rasmin Kamil, Ketua Komisi C DPRD, Samir dan ketua badan kehormatan DPRD, Nuhun Hamid. (k7/aha)

Berita Kota Kendari

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top