Khawatir Mantan Komisioner KPU Melarikan Diri – Hacked by TryDee
News

Khawatir Mantan Komisioner KPU Melarikan Diri

♦ Alasan Kejari Konawe Lakukan Penahanan

UNAAHA, RSONLINE – Kepala Kejaksaan Negeri Konawe, Saiful Bahri Siregar membeber alasan dibalik putusan menahan lima mantan komisioner KPU Konawe di sel Rutan Kelas II A Unaaha.Ditemui usai eksekusi penahanan, Rabu (26/10) sore, Saiful secara gamblang mengungkap pada awak media yang sejak siang menanti klarifikasi dari pihak Kejari Konawe.

Ia menegaskan putusan penahanan lima tersangka kasus korupsi adalah hal lumrah. Khusus pada kasus korupsi menjerat lima petinggi KPU Konawe, Saiful, mengaku dalam proses penyusunan dakwaan sejatinya pihak Kejaksaan sudah melakukan upaya persuasif.

Kepala Kejaksaan Negeri Konawe, Saiful Bahri Siregar.

Sejak BAP dinyatakan rampung, terhitung lima kali Kejari Konawe melayangkan surat pemanggilan pada lima mantan penyelenggara Pilbup Konawe, Sukiman Tosugi, Bislan, Rudiasin, Hajartul A Taridala dan Suhardin.

Namun, kelima tersangka diketahui tak kunjung memenuhi panggilan pihak kejaksaan yang tengah fokus menyusun dakwaan.

“Penahanan normatif. Pertimbangan, tersangka menghilangkan barang bukti atau memperlambat proses. Yang ini, kita sudah pernah komunikasi (surati,red). Empat atau lima kali. Tapi tidak pernah datang. Kewenangan kami menahan jangan sampai melarikan diri,” beber Saiful panjang lebar.

Kata dia, kasus korupsi di tubuh KPU Konawe cukup menyedot perhatian publik. Tidak hanya besaran nilai korupsi yang mencapai angka fantastis hingga Rp 6 Miliar lebih.

Melainkan keterlibatan sejumlah petinggi ditubuh lembaga vertikal itu menjadikan kasus ini sebagai kasus prioritas yang wajib dituntaskan.

Sekretaris KPU Konawe dan Bendahara KPU Konawe diantaranya sudah lebih dulu mendekam di jeruji besi. Sebelum divonis penjara untuk kasus yang sama, lanjut Saiful, Kejari Konawe juga mengambil tindakan sama terhadap dua pegawai KPU Konawe.

“Tidak ada diskriminasi. Dua terdakwa (sekretaris dan bendahara,red) saat proses (pemeriksaan,red) ditahan. Tadi itu, kita meneliti berkasnya, mencocokkan data tersangka apa benar. Setelah itu ditahan,” ujar Saiful.

Ditanya kapan kasus korupsi lima komisioner KPU Konawe iti bakal dimejahijaukan, Saiful enggan memberi target.

“Masih susun dakwaan. Tidak ada target. Kalau pake target nanti kta ditagih kalau tidak kelar. Pokoknya secepatnya. Penahanan kan jangkanya 20 hari. Kita upayakan bisa lebih cepat,” tutupnya. (lin/ian)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top