Penjahit Ditangkap Edarkan Sabu – Hacked by TryDee
News

Penjahit Ditangkap Edarkan Sabu

♦ Pengiriman Paket Melalui Jalur Laut Digagalkan

KENDARI, RSONLINE – Gerak-gerik dua pengedar sabu asal Kota Kendari berakhir ditangan petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Sultra. Keduanya berinisial IS (20) dan IR (21). Warga Kelurahan Bende Kecamatan Kadia Kota Kendari itu dibekuk polisi karena menguasai sabu seberat 21 gram, Minggu (30/10) sekira pukul 01.30 Wita.

IS merupakan mahasiswa semester IX pada salah satu perguruan tinggi negeri di Kota Kendari. Sedangkan IR sebagai penjahit pakaian di Pasar Panjang Kota Kendari. Keduanya harus berurusan dengan polisi setelah diketahui aktif sebagai pengedar sabu di Kota Kendari.

Kepala Subdit I Dit Res Narkoba Polda Sultra AKBP Angga Sarira mengatakan, keduanya merupakan target operasi (TO) polisi belum lama ini. Setelah berhasil mendapatkan informasi masyarakat tentang keduanya sebagai pengedar sabu langsung diamankan ke Polda Sultra.

“Keduanya kita tangkap di rumah salah seorang pelaku di Lorong Firdaus Kelurahan Bende Kecamatan Kadia. Kedua pemuda itu ditangkap saat membagi sabu dalam paket kecil untuk di edarkan,” kata Sarira, Senin (31/10).

Kepala Subdit I Dit Res Narkoba AKBP Angga Sarira bersama Kasubdit PID Humas Polda Sultra Kompol Dolfi Kumaseh saat memperlihatkan barang bukti hasil tangkapan dari dua pengedar sabu.

Para pelaku mengedarkan sabu terbilang baru. Selain sebagai pengedar mereka juga menikmati sabu tersebut. Satu paket kecil sabu tersebut dipatok dari harga Rp 500 ribu sampai kisaran Rp 1 juta. “Mengakunya juga sabu tersebut diambil dari bandar yang belum diketahui identitasnya,” jelasnya.

Bandar tersebut sementara dalam pengejaran aparat kepolisian.

IS dihadapan penyidik mengaku, mengedarkan sabu untuk membiayai kuliahnya selama menempuh pendidikan strata satu. “Selain itu uang hasil dari sabu tersebut dipakai untuk foya-foya bersama teman-temannya,” tambahnya.

Dalam penangkapan itu, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya, uang tunai, puluhan paket kosong, HP, timbangan sabu dan sejumlah paket berisi sabu sebanyak 21 gram.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika pasal 112 dan 114 dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara.

Sementara di Kota Baubau, Satuan Reserse Narkoba Polres Baubau berhasil menggagalkan pengiriman sabu melalui jasa Kapal Veri Kartika III, Sabtu (29/10) sekira pukul 19.00 wita. Pelaku atas nama Suparman alias John Camar bin Abd Rahman pria berusia 38 tahun asal Kelurahan Lamangga Kecamatan Murhum Kota Baubau.

Menurut Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Sunarto, pria yang berprofesi sebagai sopir tersebut berhasil diamankan setelah aparat Polres Baubau mendapatkan laporan masayarakat.

“Bahwa ada pengiriman sabu lewat Kapal Veri Kartika III yang dibawah oleh seorang sopir ekspedisi menuju Baubau,” kata Narto.

Atas laporan tersebut anggota Polres Baubau menindaklanjuti dengan melakukan pengintaian terhadap sopir tersebut.

“Saat turun dari kapal naik ojek dan mengikuti sampai di Jalan Limbowito Kecamatan Murhum pada saat yang bersangkutan beli rokok di warung,” jelasnya.

Bertempat di warung tersebut, anggota melakukan penggeledahan dan menemukan empat paket narkoba jenis sabu. Tanpa perlawanan pelaku langsung diarahkan menuju Mako Polres Baubau, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Sudah diamankan, dan sementara dimintai keterangan asal muasal barang yang dikuasainya tersebut,” pungkasnya.

Selain mengamankan pelaku aparat kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti lainnya yakni 4 sachet berisi kristal bening diduga sabu, 2 sachet plastik kosong, 1 buah hp merk nokia dan 1 buah pipet plastik. (p2/b/din)

Barang Bukti Diamankan di Kota Kendari

  1. Uang tunai
  2. Puluhan paket kosong,
  3. Handphone
  4. Timbangan sabu
  5. Sejumlah paket berisi sabu sebanyak 21 gram.

Barang Bukti Diamankan di Kota Baubau

  1. 4 sachet berisi kristal bening diduga sabu
  2. 2 sachet plastik kosong
  3. 1 buah handphone merk nokia
  4. 1 buah pipet plastik

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top