Demo, Eks Pengungsi Korban Kerusuhan Ambon Segel Kantor Dewan – FAJAR Sultra
News

Demo, Eks Pengungsi Korban Kerusuhan Ambon Segel Kantor Dewan

Massa aksi eks pengungsi Ambon Maluku di DPRD Sultra, Kamis (3/11/2016). Foto: Marwan Abidini/Kendari Pos.

KENDARIPOS.CO.ID,KENDARI—Sejumlah orang yang mengatasnamakan masyarakat eks pengungsi korban kerusuhan Ambon-Maluku pasca konflik Tahun 1999-2001, melakukan aksi unjuk rasa di DPRD Sultra, Kamis (4/11) siang. Mereka melakukan protes karena tak memperoleh bantuan tanggap darurat terminasi Rp. 3.500,000 perkepala keluarga (KK). Sementara di sisi lain, eks Pengungsi Jejak Pendapat Timur-Timur (PJTT) telah mendapatkan bantuan tersebut, bahkan pada Desember 2009 juga mendapatkan sebesar Rp 5.000.000.

Pengunjuk rasa mendesak DPRD segera membentuk panitian khusus (Pansus) sebagaimana yang dilakukannya pengunsi PJTT tersebut. Pansus untuk menyikapi permasahan penangan bantuan 53.839 KK atau 255.989 jiwa. Eks Pengungsi Korban konflik Maluku-Maluku Utara di Sultra ini. Eks pengungsi kini tersebar di Kabupaten Buton, Busel, Buteng, Kota Baubau, Wakatobi, Muna, Kota Kendari. Hal ini berdasarkan surat Gubernur Sultra Nomor 446.1/186 tertanggal 10 Mei 2010/ surat Gubernur Sultra Nomor 466.1/1259 tertanggal 16 April 2012.

Ketua Umum Saluran Aspirasi Rakyat Sultra (SARA Sultra), La Umar yang sekaligus jenderal lapangan mengatakan bahwa keberadaannya di rumah anggota dewan DPRD adalah karena hati nurani. Mengingat ini adalah bukan persoalan individu melainkan 53.839 KK. Olehnya itu, ia meminta anggota dewan segera membentuk PANSUS. “Tiap Tahun di Provinsi Maluku dan Maluku Utara mendapatkan bantuan Bahan Bangunan Rumah (BBR) sebesar Rp 12.500.000 per KK begitupun di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara,” jelasnya saat berorasi di depan kantor DPRD Sultra.

Sayangnya, tidak ada anggota DPRD pun yang menerima hingga siang. Aksi massa dipantau dan dikawal oleh 150 anggota Polres Kendari. Kecewa massa menyegel kantor DPRD Sultra. Mereka juga memutuskan bermalam di kantor tersebut hingga anggota DPRD menerima apa yang menjadi tuntutannya. (marwan)

Kendari Pos

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top