Ketua PKK Busel Gelar Pertemuan Pengurus – Hacked by TryDee
News

Ketua PKK Busel Gelar Pertemuan Pengurus

BATAUGA, RSONLINE – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Buton Selatan yang baru Ir. Hj Masyhura Ilah Ladamay yang baru saja mengemban tugas baru sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Busel menggantikan pendahulunya Ny. Andi Sei Faizal SE, mengawali tugas barunya di Busel dengan menggelar rapat koordinasi dengan jajaran pengurus di Gedung Lamaindo Batauga, Selasa 1/11.

Ketua TP PKK Busel yang baru, Ir Hj Masyhura didampingi Sekretaris PKK Busel Wa Ode Busini Awaluddin dalam acara pertemuan dengan pengurus.

Menurut Mantan Wakil Bupati Bombana ini bahwa, dirinya selama ini kurang sekali mengikuti tugas-tugas kepengurusan PKK. Untuk itu dia berharap agar kehadirannya di Kabupaten Busel bisa berupaya menyesuaikan diri dengan tradisi PKK termasuk dengan jajaran kepengurusan yang sudah ada.

Menurut Sekretaris TP PKK Busel Wa Ode Nuraini Idsyah Awaluddin, dalam pengantarnya menggambarkan kondisi kepengurusan PKK Busel yang terdiri dari 60 orang anggota pengurus.

Dia juga menyampaikan beberapa prestasi PKK Kabupaten Busel, baik tingkat Kabupaten maupun tingkat Propinsi Sultra.

Sementara itu Hj Masyhura Ilah Ladamay berharap agar kehadirannya di Kabupaten Busel, selain bisa saling berkenalan dengan sesama anggota pengurus, diapun memberikan beberapa kiat dan program yang bisa dilakukan. Menjelang beberapa momen PKK dalam waktu dekat.

“Saya datang bukan untuk mengganti kepengurusan yang sudah ada akan tetapi saya datang untuk menjalin kerjasama sesama pengurus, agar kegiatan program PKK bisa berjalan lagi dan kalau perlu kita kembangkan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, meskipun dirinya belum pernah membaca AD/ART PKK. Namun dari kebiasaannya mengikuti beberapa oraganisasi, apalagi sebesar PKK, pasti memiliki AD/ART.

Menurutnya, PKK termasuk organisasi yang besar, karena memiliki pengurusan mulai dari tingkat pusat sampai tingkat Desa, bahkan RT dan RW. Dikatakan, memang organisasi ini adalah organisasi plat merah karena umumnya ketuanya inklusif dengan jabatan suami dalam pemerintahan, baik pusat, wilayah ataupun daerah.

“Meskipun tugas suami di Busel tidak terlalu lama, mungkin hanya sekitar enam bulan, namun kedepan PKK Busel diharapkan bisa memberikan dukungan dan bisa sering program dengan kegiatan pemerintah daerah, terutama terkait dengan pemberdayaan kaum ibu atau perempuan. Kita akan lihat apa yang dilakukan oleh BKKBN dan BPM terkait pemberdayaan perempuan, agar bisa dilakukan sering program ataupun sering kegiatan dengan PKK,” katanya.

Dia juga menilai ada banyak organisasi perempuan mulai tingkat pusat sampai daerah, dimana programnya bisa disinkronkan untuk tumbuh kembangkan seiring dengan program PKK, seperti Muslimat NU, Fatayat, dan BKMT, termasuk ditingkat kecamatan dan kelurahan.

Menjelang peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK bisa dirinya berharap ada program seminar tentang perempuan, “biar bisa memberikan pemahaman kepada kaum ibu, terutama para pengurus pkk pemeringkatan, tentang bagaimana sebenarnya gerak langkah kaum perempuan maupun peran yang bisa dilakukan dalam masyarakat.” harap isteri Pj Bupati Busel H. Ilah Ladamay ini. (mun/hum)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top