Lingkungan Pendidikan Harus Bebas Pungli – Hacked by TryDee
News

Lingkungan Pendidikan Harus Bebas Pungli

KENDARI, RSONLINE – Berdasarkan data yang diperoleh dari Ombudsman, diketahui lingkup pendidikan merupakan salah satu lembaga di Kendari yang mendapat laporan terbanyak terkait pungutan liar (pungli) khususnya penerimaan siswa baru.

Hal tersebut langsung mendapat respon dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Makmur. Dia mengaku akan menindak tegas pelaku pungli.

Makmur MPd

Meski begitu, kata dia, jika ada laporan yang masuk tetap akan kroscek kembali. Baginya, lingkungan pendidikan harus bebas pungli.

Menurut dia, jika memang dalam penerimaan siswa baru banyak ditemukan aktivitas yang masuk kategori pungli, maka selaku pimpinan dirinya perlu mengetahui seperti apa pungli yang dimaksud.

Bisa saja, lanjut dia, pihak sekolah telah lebih dulu memiliki kesepakatan dengan orang tua ataupun wali siswa.

“Terlebih, kesepakatan yang dimaksud sesuai aturan yang berlaku yakni melalui komite. Hanya saja kami tidak membenarkan jika ada pengesahan dokumen seperti ijazah yang dipungut biaya, itu jelas pungli,” ungkapmya, Kamis (3/11).

Dia menekankan, budaya pungli ini memang harus dihilangkan terlebih Presiden RI Joko Widodo telah memerintahkan hal tersebut. Ini tidak lain untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik, serta mengajarkan pada generasi muda bahwa pungli adalah hal yang tidak dibenarkan dan merupakan tindakan tidak terpuji.

“Sebagai lembaga pendidikan sekolah tentu harus bersih dari praktek-praktek seperti itu. Jika masih saja melanggar akan kita kenakan sanksi dan diserahkan ke pihak hukum,” tegas Makmur.

Dirinya menambahkan, jika masyarakat mendapat perlakuan seperti demikian di sekolah, pihaknya menyarankan silahkan melapor ke Dinas Pendidikan atau langsung ke aparat. Adapun Kepala Sekolah yang terlibat dengan praktek itu, maka segera ditindak lanjuti dengan pemberian sanksi.

“Kita pun menghimbau kepada teman-teman Kepala Sekolah, dan di lingkup Dikbud agar melakukan tugas dan fungsinya dengan benar tanpa meminta imbalan. Jika tidak sanksi menunggu,” tutup Makmur. (*/b)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top