Wanita Tewas Usai Pesta Miras – FAJAR Sultra
News

Wanita Tewas Usai Pesta Miras

♦ Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

KENDARI, RSONLINE – Seorang wanita ditemukan tewas di Penginapan Maharaja, Kelurahan Sodoha Kecamatan Kendari Barat Kota Kendari sekitar pukul 06.00 Wita, Selasa (1/11). Wanita yang diketahui bernama Mona itu, ditemukan tewas bersimbah darah.

Dari pantauan wartawan, korban ditemukan tewas di kamar mandi hotel. Sekujur tubuhnya bersimbah darah. Diduga, darah itu keluar dari mulut korban sehingga berhamburan dilantai kamar mandi.

Seorang wanita tewas di Penginapan Maharaja di Kelurahan Sodohoa Kecamatan Kendari Barat Kota Kendari usai pesta Miras, Selasa (1/11) dini hari.

Wanita itu ditemukan tewas oleh rekannya sesama penghuni kamar 12 atasnama Ani. Melihat korban tewas, Ani berteriak minta tolong.

“Tolong…tolong…tolong…,” ujar Ani menirukan teriakannya saat itu. Teriakan itu, lanjut Ani, membuat penghuni penginapan Maha Raja terbangun.

Ani mengaku, tidak mengetahui penyebab korban tewas.

Sementara berdasarkan keterangan salah seorang saksi mata, Agus yang mendengar teriakan Ani tersebut langsung lari menuju kamar 12. Ia mengaku Tidak berani menolong korban sendiri, makanya dia langsung meminta tolong pada warga sekitar.

Mendengar itu, warga langsung berlari menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melaporkan hal itu ke Polsek Kemaraya.

Agus bersama temannya Suriadi merupakan penghuni kamar 10 penginapan yang sama. Letak kamar berhadapan dengan kamar korban. Mereka menginap di kamar itu sejak Senin (31/10) sore.

“Mereka datang dipenginapan naik Taxi. Setiba didepan penginapan, saya ditelpon untuk bayarkan ongkos taxi,” katanya.

Kata Agus, Mona dan Ani menginap di kamar 12, kamar yang sebelumnya ditempati oleh seorang waria. Waria tersebut meninggalkan penginapan setelah Mona dan Ani masuk kamar.

Informasi yang dihimpun wartawan, Mona dan Ani berkunjung ke Penginapan Maharaja sejak Senin (31/10) sekitar pukul 23.00 Wita. Kedatangan mereka dipanggil oleh Agus, setelah berkomunikasi melalui telepon selular.

Setibanya di Penginapan Maharaja, Mona dan Ani langsung memasuki kamar nomor 10 yang ditempati Agus dan Suriadi. Didalam kamar tersebut mereka berpesta miras. Agus juga sempat menawari Mona dan Ani, namun keduanya menolak permintaan Agus.

Sekitar pukul 02.30 Wita, Mona dan ani memasuki kamar 12 untuk istrirahat. Sekitar pukul 06.30 wita, Ani membangunkan korban. Korban langsung bangun dan duduk dikursi samping tempat tidur. Korban juga sempat meminta tolong pada Ani untuk dipanggilkan Ambulans. Namun Ani terlebih dahulu membawa korban di kamar mandi.

Kemudian Ani keluar meminta tolong pada tetangganya di kamar 10 yang diinapi oleh Agus dan Suriadi. Sayangnya sebaliknya, dikamar 12 dibalik kamar mandi, Ani melihat korban sudah terbaring dikamar mandi dalam keadaan mulut mengeluarkan darah.

Agus yang melihat kondisi korban langsung meminta pertolongan keluar. Namun kembali di kamar tersebut tuhan berkehendak lain. Resepsionis Maharaja dan sopir mobil bernama Ateng menemukan korban dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

Melihat kondisi korban Ateng langsung melaporkan hal itu ke Polsek Kemaraya. Sekitar pukul 08.30 Wita tim identifikasi Polres Kendari dan Ambulance Rumah Sakit Bahyangkara tiba di lokasi kejadian. Di TKP polisi langsung melakukan olah TKP dan korban juga langsung dibawa Ke RS Bahyangkara untuk dilakukan Visum Et Repertum.

Ditempat terpisah, Kapolsek Kemaraya, Iptu Jimi Fernando, S.Ik menuturkan, sekilas mulut dan hidung korban mengeluarkan darah dan sudah tidak bernapas lagi. Dugaan sementara korban mengonsumsi minuman keras dan obat-obatan terlarang.

“Korban merupakan warga Jalan Kolosua Kelurahan Kemaraya Kecamatan Kendari Barat. Dari barang bukti yang kami kumpulkan di TKP, korban diduga kelebihan mengkonsumsi obat terlarang dan miras,” kata Jimi.

Menurut Jimi, saat ini pihaknya tengah melaksanakan pemeriksaan saksi-saksi guna mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap penyebab kematian korban. “Kita masih periksa tiga orang saksi, teman korban sendiri atas nama Ani, tetangga kamar korban, atas nama Agus dan Suriadi,” tuturnya. (*/b)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top