KPK Sudah Periksa 18 Saksi – Hacked by TryDee
News

KPK Sudah Periksa 18 Saksi

♦ Dalam Kasus Umar Samiun

KENDARI, RSONLINE – Kasus dugaan suap yang menjerat Bupati Buton Samsu Umar Abdul Samiun terus digarap KPK. Kamis (3/11) kemarin, KPK kembali memeriksa sejumlah saksi baru. Pelaksana tugas harian (plh) Kepala Biro Humas KPK RI, Yuyuk Andriati, yang dikonfirmasi melalui whatsapp-nya menyampaikan, ada enam saksi baru yang diperiksa KPK.

Enam saksi itu yakni, Abdul Hasan Mbou, Yaudu Salam Ajo (Ketua Komisi IV DPRD Sultra), Dian Farizka (PNS), Abu Umaya (Karyawan Swasta), La Ode Muhammad Agus Mu’min, dan Yusman Haryanto seorang anggota Polri. “Enam orang itu sudah sementara dilakukan periksaan terkait kasus Umar Samiun,” ujarnya.

Dengan demikian, total saksi yang diperiksa KPK 18 orang. Pada 31 Oktober 2016, KPK memeriksa lima saksi yakni Akil Mochtar (Mantan Ketua MK RI), Arbab Paproeka (Advokat), Ina Zuchriyah (Pegawai MK RI), Saiful Anwar (PNS Panitera Pengganti Definitif pada MK RI), La Rusuli (Wiraswasta).

Pada 1 November 2016 KPK memeriksa saksi H Buton Ahmad. Pada 2 November 2016, KPK memeriksa 6 saksi yakni, La Uku dan Dani yang keduanya berprofesi sebagai PNS. Kedua orang ini merupakan mantan rival Umar Samiun pada Pilkada 2012. Dua orang dari Bank Mandiri ikut diperiksa KPK, yakni I Gede Chadrayasa Hartawan, Kepala Cabang Bank Mandiri Prioritas dan Andri Antoni Kepala Cabang Bank Mandiri Pontianak Diponegoro. Mantan ketua MK Juga, Hamdan Zoelva dan Muhammad Alim selaku mantan Hakim MK RI turut diperiksa KPK RI.

Yuyuk bilang, 18 orang yang ikut diperiksa, diduga mengetahui hal yang berkaitan dengan kasus suap yang menjerat Samsu Umar Abdul Samiun. “Semuanya diperiksa karena diduga mengetahui ataupun menyaksikan dan memiliki keterangan yang berkaitan dengan kasus suap Samsu Umar Abdul Samiun,” terangnya.

Apakah akan ada lagi pemanggilan saksi baru guna menguatkan kasus yang menjerat petahana di Kabupaten Buton? Sejauh ini, Yuyuk belum mengonfirmasi apakah akan ada saksi baru lagi yang akan dipanggil. Samsu Umar Abdul Samiun sendiri pun belum dijadwalkan untuk diperiksa KPK.

Sekadar diketahui, Samsu Umar Abdul Samiun ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terhadap mantan Ketua MK, Akil Mochtar. Uang suap diberikan Samsu Umar Abdul Samiun ke Akil Mochtar guna pemulusan perkara sengketa Pilkada Kabupaten Buton tahun 2012. Akil sendiri telah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. (p4/b/aji)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top