Kemenristekdikti Siapkan Karateker Rektor UHO – FAJAR Sultra
News

Kemenristekdikti Siapkan Karateker Rektor UHO

♦ Pemilihan Rektor UHO Kembali Ditunda

KENDARI, RSONLINE – Jabatan Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) akan berakhir pada 23 November 2016, namun hingga kini pengantinya belum juga kunjung ada.

Seharusnya, jika mengikuti jadwal tahapan berjalan normal, penganti rektor UHO, sudah ada. Namun karena berbagai masalah yang terjadi dalam proses tahapan pemilihan, hingga kini pemimpin universitas terbesar di Sultra belum kunjung terpilih.

Kini, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) sudah menyiapkan karatekernya untuk menjadi pelaksana tugas sebagai rektor UHO, sambil menunggu proses pemilihan rektor UHO yang baru. Jika hingga berakhirnya masa jabatan Usman Rianse, belum ada rektor terpilih.

Sekertaris Jenderal (sekjen) Menristekdikti Ainun Naim kepada Rakyat Sultra tadi malam menyampaikan, jika saat jabatan Rektor UHO berakhir, dan belum ada rektor pengantinya maka pihak Kemenristekdikti akan mengangkat karateker.

“Ya, kalau sudah berakhir masa jabatan Rektor UHO, maka secara otomatis akan ada pelaksana tugas,” ujar Ainun Naim.

Siapa yang akan ditunjuk menjadi pelaksana tugas?, Ainun belum mau memberikan kepastian sosok karateker yang akan menggantikan Rektor UHO. Tapi yang jelasnya tuturnya, Kemenristekdikti sebelum berakhir masa jabatan Rektor UHO, sudah ada nama yang dipersiapkan. Dengan catatan, lanjutnya, jika sampai masa berakhirnya rektor UHO saat ini, belum ada rektor terpilih.

Namun kehadiran adanya karateker, lanjutnya sangat besar, sebab pihaknya ingin agar pemilihan rektor UHO dipilih oleh senat-senat yang memiliki keabsahan. Artinya, mereka yang memiliki hak suara adalah mereka yang benar-benar sah sesuai aturan yang berlaku, sehingga rektor yang terpilih memiliki keabsahan pula. Karenanya,saat ini pihaknya benar-benar tengah menyeleksi senat yang memiliki suara sah untuk memilih.

Sementara itu, sebelumnya, pemilihan rektor jilid II yang sudah dijadwalkan hari ini kembali ditunda. Penundaan tersebut menurut Ainun disebabkan anggota senat yang akan memilih rektor UHO harus terlebih dahulu dipastikan keabsahannya. Dari laporan yang masuk, kata Ainun, banyak yang mengeluhkan terkait keabsahan anggota senat yang ada saat ini.

“Dari laporan yang masuk di Kemenristekdikti, anggota senat yang akan memilih Rektor UHO belum betul, masih ada yang tidak sesuai dengan subtansi dari penugasan sebagai anggota senat,” tuturnya.

Mengenai kapan jadwal pilrek kembali digelar, Ainun mengaskan, Pilrek akan dilakukan jika sudah dilakukan pengecekan kembali anggota senatnya, apakah sudah benar-benar valid memiliki hak suara.

Intinya kata dia, mengenai pilrek sampai saat ini pihaknya belum menjadwalkan secara pasti

“Belum ada jadwal yang pasti. Nanti setelah valid anggota senatnya baru kita jadwalkan ulang pilrek UHO,” terangnya.

Untuk diketahui, saat ini surat dari Kemenristekdikti menunda Pilrek UHO sudah dipegang oleh pihak UHO. Surat yang bernomor 4344/A.A2/KP 2016 tanggal 31 Oktober 2016 tersebut langsung ditanda tangani oleh Sekjend Kemenristekdikti Ainun Naim. Bahkan surat tersebut juga meminta proses yang saat ini sedang berlangsung untuk dihentikan.

Dari penjaringan panitia pilrek, saat ini yang sudah mendaftarkan diri untuk ikut bertarung ada enam orang yakni, Buyung Sarita, La Rianda, Muhammad Zamrun, La Sara, Nur Lansi, dean La Ode Santiaji Bande. (p4/a/ags)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top