Paparkan Inovasi Kebersihan Lingkungan – FAJAR Sultra
News

Paparkan Inovasi Kebersihan Lingkungan

KENDARI, RSONLINE – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari bersama beberapa kota lainnya di Indonesia, seperti Surabaya, Malang, dan Balikpapan, diberi kesempatan oleh pemerintah pusat di Jakarta, untuk memaparkan inovasi layanan-layanan publik yang telah dilakukan.

Dr Alamsyah Lotunani

Sekot Kendari, Dr Alamsyah Lotunani SE MSi, Minggu (6/11), mengatakan, untuk Kota Kendari tampil melalui inovasi di bidang kebersihan dan lingkungan, dengan judul gratis simeta di Kampung Mandiri Energi.

“Pemaparan kita hampir sama dengan Malang, yang juga berhasil mengubah sampah menjadi gas metan, menjadikan TPA sebagai tempat wisata, edukasi, dan gas metan ditangkap menghidupkan kompor gas. Namun di Kota Kendari memiliki nilai tambah yakni adanya Kampung Mandiri Energi,” ucapnya.

Sehingga, lanjutnya, TPA tidak hanya sebagai tempat pengolahan sampah, edukasi, dan olahraga, namun juga terkait bidang sosial yakni peningkatan taraf hidup masyarakat, khususnya para pemulung melalui Kampung Mandiri Energi.

Dimana, masih dia, Pemkot Kendari menyiapkan tanah, kemudian rumah dibagun melalui bantuan Kementerian Sosial yang dilakukan secara berkelompok, selanjutnya gas metan dialirkan dari lokasi pengolahan sampah ke rumah-rumah. Untuk proses pengaliran ini, anggaran digunakan melalui APBD. Setelah itu gas digunakan tidak hanya pada kompor gas, namun juga pengganti aliran listrik, seperti lampu, setrika, kulkas, dan sejenisnya, termasuk menghidupkan lampu-lampu jalan.

“Bahkan kita telah mengujinya untuk menggerakan mobil dan itu berhasil. Artinya, melalui inovasi dibidang kebersihan dan lingkungan ini, banyak manfaat yang dapat diambil oleh masyarakat. Pertama, masyarakat terbatu dari sisi rumah layak huni, masyarakat tidak lagi mengeluarkan biaya untuk membayar PLN dan membeli gas,” ucapnya.

Sekot Kendari ini menjelaskan, manfaat kedua yakni bisa mengurangi sumbangsi penipisan ozon, sebab gas tidak langsung dilepas ke udara, melainkan ditangkap lebih dulu untuk dimanfaatkan.

“Gas metan itu memiliki daya hancur 30 kali lipat dibandingkan CO2 terhadap penipisan ozon, sehingga jika gas metan dilepaskan begitu saja maka dapat menimbulkan efek rumah kaca. Ini jika dilihat dari dampak lingkungan. Dari beberapa manfaat inilah menjadi nilai tambah Kota Kendari dalam melakukan inovasi di bidang kebersihan dan lingkungan, yang dikombinasikan dengan pengentasan kemiskinan,” paparnya. (put)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top