Siswa SD Dibekali Ilmu SAR – FAJAR Sultra
News

Siswa SD Dibekali Ilmu SAR

1

KENDARI, RSONLINE – Pemahaman tentang SAR perlu ditumbuhkan sejak dini, agar dapat menjadi generasi yang memiliki budaya keselamatan demi terwujudnya kesiapsiagaan dalam menghadapi kecelakaan, musibah, dan kondisi membahayakan jiwa manusia.

Pemberian pemahaman itu tertuang dalam Program Basarnas Kendari melaksanakan kegiatan SAR Goes to School. Yang juga dijadikan sebagai Agenda rutin Badan SAR Nasional (BASARNAS) secara umum.

Para siswa kelas 5 dan 6 dari SD Katolik Pelangi Kendari, diberikan pemahaman budaya keselamatan demi terwujudnya kesiapsiagaan dalam menghadapi kecelakaan, musibah, dan kondisi membahayakan jiwa manusia.

Bertempat di Kantor SAR Kendari sebanyak 150 siswa-siswi kelas 5 dan 6 dari Sekolah Dasar (SD) Katolik Pelangi Kendari diberikan pemahaman program 7 station tentang penyelamatan.

Kasubsie Potensi Basarnas Amiruddin AS S.Sos, yang menerima langsung kunjngan Siswa siswi dari sekolah Dasar itu Sabtu (5/11) memberikan pengarahan tentang Basarnas itu sendiri, dan tugas pokok dengan penyampaian bahasa yang mudah dimengerti oleh siswa-siswi kelas 5 dan 6 tingkat sekolah dasar.

Menurut Amiruddin melalui Humas Basarnas Kendari Wahyudi mengatakan bahwa kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan mengingat saat ini banyaknya musibah yang terjadi dimana-mana. “Sehingga pentingnya menyadari apa-apa saja yang dibutuhkan manakala terjadi, minimal pengetahuan ini bisa berguna bagi diri pribadi dulu”, Kata Wahyudi saat dikonfirmasi melalui Via Ponselanya, Sabtu (5/11).

Lanjut Wahyudi, selama menjalani kegiatan itu ratusan siswa SD tersebut dibekali oleh para rescuer terkait program SAR Goes To School tentang penyelamatan. Antara lain medis, komunikasi, Water Rescue, penanganan kebakaran, pengenalan peralatan, penanganan gempa, dan Hart.

“Ada 7 stasiun yang disiapkan oleh para rescuer, dalam agenda rutin Basarnas program SAR Goes To School ini,” ujar Wahyudi.

Wahyudi juga menjelaskan pembelajaran terkait dengan medis, para siswa-siswi diajarkan cara penanganan tindak awal apabila terjadi luka, baik luka kecil maupun luka bakar. Sedangkan Komunikasi, diajarkan cara penggunaan HT radio.

Masih kata Wahyudi terkait Water Rescue Siswa SD itu diajarkan cara menolong korban tenggelam,. Terkait penanganan kebakaran, diajarkan tentang mempelajari penyebab terjadinya kebakaran dan apa saja yang harus dilakukan. Untuk pengenalan peralatan para siswa diperkenalkan alat-alat yang berada di gudang Basarnas. Sementara penanganan gempa para siswa melakukan simulasi apabila terjadi gempa.

Sedangkan di tation terakhir HART, diajak bermain Flying fox diatas tower, sebagai fungsi pelatihan tehnik penyelamatan pada medan yang tinggi.

“Diantara semua pembelajaran 7 station yang disiapkan oleh para rescuer, HART yang menjadi Favorit para siswa-siswi SD Katolik Pelangi, sebab mereka diajak bermain Flying fox diatas tower,” tambah Wahyudi.

Dalam kegiatan itu lanjut wahyudi ditutup dengan penyerahan buku SAR Goes To School tingkat SD kepada guru pembimbing yang mewakili pihak Sekolah Dasar Katolik Pelangi, yang diserahkan langsung Kasubsie Potensi Basarnas Amiruddin. (p2/b/put)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top