Warga Katawo dan Soloi Minta Plt Kadesnya Dicopot – Fajar Sultra
News

Warga Katawo dan Soloi Minta Plt Kadesnya Dicopot

BURANGA, RSONLINE – Pemerintah Daerah Kabupaten Buton Utara (Butur) diminta segera mencopot Plt Kepala Desa (Kades) di Desa Katawo dan Soloi Agung yang saat ini tengah dijabat oleh Camat Kulisusu Barat Abdul Salam.

Permintaan itu datangnya dari warga yang mengatasnamakan Koalisi Masyarakat Katawo dan Soloi Agung Bersatu (KMKSB) ketika melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Camat Kulisusu Barat pada Senin (7/11).

Desakan pencopotan Abdul Salam tersebut, dilakukan KMKSB menyusul adanya pengabaian Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 113 tahun 2014 tentang pengelolaan keuangan desa yang telah dilakukan oleh yang bersangkutan. Yakni tidak transparansinya Abdul Salam kepada masyarakat dalam melakukan pengelolaan anggaran dana desa.

Padahal, dalam pasal 2 ayat 1 di Permendagri tersebut, jelas disebutkan bahwa terkait dengan keuangan desa mesti dikelola berdasarkan asas-asas transparan, akuntabel, partisipatif, serta dilakukan dengan tertib dan disiplin anggaran.

“Sehingga kami berharap Bupati Buton Utara segera mencopot dan memberhentikan Abdul Salam dari jabatannya selaku Plt Kades Katawo dan Soloi Agung,” ungkap Ismail selaku korlap aksi ketika memberi keterangan terkait aksi tersebut kepada media.

Menurut Ismail, selain mengabaikan Permendagri Nomor 113 tahun 2014 tersebut diatas, Abdul Salam juga dituding turut mengabaikan Permendagri lainnya. Yakni Permendagri nomor 46 tahun 2016 tentang pemerintahan desa.

Dimana, seorang Kepala Desa juga diwajibkan menyampaikan informasi penyelenggaraan pemerintahan desa kepada masyarakat. Dalam artian, maysarakat berhak meminta dan mendapatkan informasi dari pemerintah desa mengenai kegiatan penyelenggaraan pemerintahan desa, pelaksanaan pembangunan, pembinaan masyarakat dan pemberdayaan masyarakat.

“Namun selama ini hal tersebut tidak pernah dilakukan oleh yang bersangkutan meski masyarakat menanyakan hal tersebut. Olehnya itu, yang bersangkutan memang sudah harus dicopot dari jabatannya,” tegasnya.

Hingga berita ini dibuat, belum ada konfirmasi langsung dari Abdul Salam terkait adanya permintaan warga tersebut. Saat coba dihubungi via telfonnya, nomor Abdul Salam sedang tidak aktif. (m3/b/hum)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top