Warga Puundoho Minta Lurahnya Dicopot – FAJAR Sultra
News

Warga Puundoho Minta Lurahnya Dicopot

foto-tidak-becus-150x150

Sekcam Baula : Tuntutan Warga akan Kami Sampaikan ke Camat

KOLAKAPOS, Kolaka–Puluhan Warga Kelurahan Puundoho Kecamatn Baula Kabupaten Kolaka mendatangi kantor Camat Baula pada Senin (7/11) kemarin. Mereka menuntut Lurahnya Ridwan SE dicopot dari jabatannya sesegera mungkin. Pasalnya menurut warga kepemimpinan Lurah Puundoho saat ini sudah tidak becus dan penuh dengan dugaan pungli. Puluhan warga tersebut berniat bertemu dengan camat Baula untuk menyampiakan aspirasinya, namun Camat Baula H. Jusrin Djafar sedang ada agenda di Kabupaten, warga ditemui oleh Sekcam Baula Bisarif dan Kaur Umum Safrial.
Dihadapan kedua unsur pihak Kecamatan Baula itu, puluhan warga tersebut menyampaikan tuntutannya dan meminta aspirasinya segera disahuti. “Pertama kami sangat tersinggung dengan informasi yang kami terima bahwa Pak Lurah ini menyampaikan di forum Kabupaten bahwa di Puundoho hampir semua pemuda-pemudanya suka minum-minum di Dekker dan mengganggu keamanan kampung. Ini tuduhan dan fitnah, sebab selama ini kampung kami tentram dan aman-aman saja, ini menandakan Pak Lurah ini tidak becus, dan buntutnya Babinkamtibmas kami di singkirkan dari laporan pak lurah itu,” tutur Sumardin, Korlap Aksi warga tersebut dihadapaan Sekcam Baula dan Kaur Umum Kecamatan Baula.
Selain itu, menurut warga dalam kepemimpinan Lurah Puundoo tersebut warga juga mengeluhkan adanya dugaan publik setiap kali berurusan dengan kelurahan. “Banyak laporan warga yang kami terima, setiap kali mau tanda tangan pak Lurah ini selalu singgung-singgung uang ada dugaan pungli. Baru-baru ini saja ada beberapa warga mengeluhkan hal itu, urus surat keterangan kematian saja dimintai uang 200 ribu, ada juga urus surat keterangan rumahnyaa terbakar dimintai sampai 400 ribu, ini sudah tidak benar,” papar Sumardin.
Selain itu, warga juga menyampaaikan bahwa Lurah Puundoho suka bertindak semena-mena, buktinya dua orang stafnya yang sudah lama honor di Kelurahan tersebut di pecat tanpa peringatan sebelumnya. “Masa hanya persoalan sepele dua orang stafnyaa kasian sudaah lama dia honor disitu langsung dia pecat. Maunya kasih peringatan dulu, makanya ini kami datang kesini meminta agar pak lurah kami ini diganti saja,” ujar Sumardin.
Selain itu beberapa warga lainnya juga menganggap Lurah Puundoho selama ini tidak mendukung bebergai kegiatan warga dan bahkan tidak bermasayarakat. “Coba lihat saja kalau ada acara tidak pernah datang itu pa lurah, bahkan kegiatan ibu-ibu majelis taklim saja kemarin tidak ada dukungan sama sekali,” tutur Sasdar warga Puundoho.
Dihadapan Sekcam dan Kaur Umum Kecamatan Baula itu, Warga meminta agar aspirasi mereka disahuti oleh pemerintah sesegara mungkin. Mereka menyatakan memberi waktu dalam satu pekan ini untuk segera ditindak lanjuti oleh pemerintah kecamatan, jika tidak warga mengancam akan melakukan aksi lebih besar dan bahkan melakukan penyegelan kantor Lurah. “Kita kasih kesempatan satu minggu ini sudah ada kabarnya, kalau tidak kita kan turun lagi, kita akan segel kantor Lurah, kita akan duduki, dan sekaligus melapor ke Polisi terkait tindakan pak Lurah itu,” ujar Kamal, salah seorang warga Puundoho.
Dihadapan puluhan warga tersebut, Kaur Umu Kecamatan Baula, Safrizal meminta warga untuk tenang dan tidak melakukan tindakan pengrusakan. “Kami berharap kita semua yang ada disini untuk tenang jangan melakukan tindakan pengerusakan, yang jelas aspirasinya akan kami teruskan kepada pimpinan dan sesegera mungkin kita carikan solusinya bagimana,” tutur Safrisal.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Sekcam Baula, Bisarif kepada warga bahwa aspirasi mereka akan segera ditindak lanjuti dan disampaikan kepada Pak Camat. “Hari ini juga kan saya sampiakan aspirasi warga mengenai hal ini, dan mungkin besok akan kita lakukan rapat, tetapi tentu warga juga harus paham bahwa mengenai pergantian lurah ini kan ada mekanismenya, bukan kami yang menentukan, nanti kita lihat bagimana selanjutnya, yang jelas apa yang menjadi keinginan warga akan diteruskan ke Pak Camat nanti,” papar Bisarif.
Usai mendengar penjelasan dari pihak kecamatan tersebut, wargapun membubarkan diri. (cr4/b/hen)
Ket Gam; Puluhan Warga Puundoho mendatangi Kantor Camat Baula menuntut Lurahnya di ganti

Kolaka Pos

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top