Anak Dibawah Umur Terlibat Prostitusi – Fajar Sultra
News

Anak Dibawah Umur Terlibat Prostitusi

KENDARI, RSONLINE – Masih teringat dibenak, saat jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara mengamankan pelaku prostitusi di wilayah hukum Kota kendari. Pelaku saat itu ditangkap di salah satu Hotel bersama sejumlah wanita, yang diduga penyuka pria hidung belang.

Pelaku yang diamankan saat itu mengaku telah menawari sejumlah wanita kepada hidung belang dengan kisaran harga Rp 1 juta – Rp 5 juta. Kejadian serupa kembali terungkap.

Pria yang diduga sebagai pelaku penjual anak dibawah umur, saat diperiksa Penyidik PPA Polres Kendari.

Namun kali ini pelaku diduga sebagai penjual anak dibawah umur, dan telah diamankan pihak Jajaran Polres Kendari. Bahkan pelaku pun masih berada dibawah umur.

Pelaku berinisial Ld (16) tergolong anak dibawah umur. Saat ini pria tersebut diamankan di Polres Kendari untuk dimintai keterangan lebih lanjut oleh Penyidik Kepolisian.

Di hadapan penyidik, pria muda ini mengaku melakukan aksinya menawarkan wanita kepada lelaki hidung belang, kurang lebih tiga bulan lamanya. Dan sejumlah wanita yang ditawarkan tersebut juga masih berusia muda.

Artinya, rata-rata masih menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menegah Kejuruan. Salah satu korbannya yang berhasil dimintai keterangannya oleh Penyidik yakni berinisial ST. Wanita muda berumur 15 tahun dan masih berstatus sebagai pelajar di salah satu SMK di Kota Kendari.

Id diamankan di salah satu indekos, tepatnya di Kecamatan Wuawua, beberapa hari yang lalu.

“Dia ini telah menjual wanita dibawah umur baru tiga bulan, diduga lebih dari tiga orang yang ia tawarkan kepada lelaki hidung belang,” kata Kasat Reskrim Polres Kendari, AKP Yunar HP Sirait.

Menurut Yunar, diduga pelaku diamankan bermula dari pengaduan pihak sekolah. Pihak sekolah mendapatkan informasi setelah sejumlah siswanya melaporkan salah satu temannya berinisial ST.

“Diduga ST pernah dijual dan dieksploitasi oleh pelaku dan ditawarkan ke pria hidung belang,” tutur Yunar.

Dari hasil penyelidikan sementara, pengakuan pelaku mengatakan bahwa telah menawarkan atau menjual sejumlah wanita muda ke pria hidung belang mulai dari kisaran harga Rp 2 juta sampai sampai 5 juta.

Adapun modus yang digunakan pelaku yakni menggunakan media elektronik seperti HP. Setelah melalui pembicaraan secara mendalam dan berkelanjutan kalau sudah ada kesepakatan harga, pelaku langsung mengirimkan foto beberapa perempuan.

“Baku tawar dulu melalui HP, kalau sudah sepakat ia langsung memfoto wanita itu untuk dipilih sesui harga atau tidak. wanita yang ditawarkan ada yang masih perawan dan ada yang sudah tidak perawan. Kalau tidak perawan haraganya bisa turun bisa sampai Rp 2 juta,” tuturnya.

Sedangkan pelaku saat dimintai keterangan mengakui perbuatannya. Adapun caranya katanya “Ko mau kah,” ucap pelaku kepada pria hidung belang tersebut. Jika sudah ada kesepakatan Pelaku meminta kepada pria tersebut untuk bertemu di sebuah kamar Hotel yang terletak di wilayah Andonuhu.

Selanjutnya pelaku mempertemukan korban dengan “om-om” yang sudah menunggu di Hotel. Kesepakatan pun dilakukan dengan pembayaran awal secara panjar sebesar Rp 1 juta. Dan setelah disetubuhi, pria penikmat wanita muda tersebut melunasi pembayarannya sesuai kesepakatan harga sebelumnya.

Masih kata Yunar, korban tidak menuntut kemungkinan hanya satu orang dan diperkirakan lebih dari tiga orang. Korban yang dihadirkan Kepolisian baru satu orang berinisial ST.

“Saat ini kita masih kembangkan untuk mengetahui korban-korban lainnya,” tegasnya.

Di tempat terpisah pihak sekolah St belum bisa memberikan keterangan secara resmi terkait yang dialami oleh sejumlah siswanya. Melalui Guru Konseling yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu keterangan resmi dari pihak Kepolisian untuk memastikan kebenaran kasus ini.

Atas perbuatannya, pelaku dapat dikenakan hukuman pasal 88 junto pasal 761 Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun penjara dan atau denda paling banyak RP 200 juta. (*/b)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top