Empat Pelaku Curanmor Lintas Kabupaten Diamankan – Hacked by TryDee
News

Empat Pelaku Curanmor Lintas Kabupaten Diamankan

♦ Bermodal Kunci T Pelaku Kumpulkan 3 Motor Seminggu

KENDARI, RSONLINE – Satuan Reskrim Kepolisan Resort Kendari lagi – lagi mengamankan empat pelaku pencurian roda dua (curanmor) sekaligus pelaku pencurian Barang barang elektronik diwilayah hukumnya, Selasa (8/11) dinihari sekitar pukul 03.00 Wita.

Empat orang yang diamankan dan dicurigai sebagai pelaku curanmor lintas Kabupaten tersebut adalah Alfian (27) warga Pondidaha, Kabupaten Konawe, Ryan Wijaya (19) warga Asera, Kecamatan Andowia, Kabupaten Konawe Selatan, Iman Ardiansyah (21) Desa Paku Jaya, Kabupaten Konawe, Muh Aswan Pramuka (24) warga Mandonga, Kota Kendari. Sedangkan satu pelaku lainnya bernama Alfian Rustam Kusuma Jaya warga Kendari masih dalam pengejaran aparat Kepolisian.

Pelaku saat dimintai keterangan oleh Penyidik Sat Reskrim Polres Kendari, Selasa (8/11).

Empat pelaku terdiri dalam kedua kelompok berbeda. Kelompok pertama Muh Aswan Pramuka dan Iman Ardiansyah. Kelompok kedua terdiri dari Alfian, Ryan Wijaya dan satu DPO Alfian Rustam Kusuma Jaya. Alfian dikenal sebagai peracik strategi dalam setiap aksi kejahatan yang mereka lancarkan di Kota Kendari maupun Konawe dan sekitarnya.

Kasat Reskrim Polres Kendari,AKP Yunar Sirait, mengatakan bahwa Alfian dan Ryan ditangkap di Lorong Manggarai, Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu. Sedangkan dua orang lainnya ditangkap sejak beberapa hari sebelum penangkapan terhadap Alfian dan Ryan.

Di Polisi korban mengaku telah melakukan aksinya di empat lokasi berbeda, dua di Kendari dan dua di Konawe. “Jadi pelaku ini bisa dikatakan pencuri lintas Kabupaten,” kata Yunar.

Masih kata Yunar, disetiap aksinya mereka secara berkelompok. Tidak hanya kendaraan roda dua yang diambil, sejumlah barang elektronik juga tak luput dalam sasarannya.

Sala seorang pelaku Ryan Wijaya menuuturkan selain melakukan pencurian motor mereka turut aksi dalam kejahatan lainnya seperti membobol rumah warga dan mengambil harta benda korbanya diantaranya laptop,HP dan televisi.

Adapun modus pencurian yang dilakukan mereka yakni mengintai rumah korbannya pada tengah malam saat penghuni tertidur lelah, pelaku menjalankan aksi liciknya. Motor hasil curian perunitnya dijual dengan kisaran harga Rp 3 juta sampai Rp 5 juta, dipasok diluar Daerah jauh dari pantauan Polisi.

“Barang curian saya jual kepada penadah, lalu kemudian hasilnya saya pakai untuk bersenang-senang. motor yang dicuri adalah motor yang terparkir disembarang tempat,yang oleh korbannya tidak memakai kunci pengaman. Hanya dengan modal kunci T pelaku sudah bisa mendapat 11 unit motor dalam seminggu, ” jelasnya.

Menurut Yunar penangkapan terhadap pelaku berdasarkan laporan korbannya. Sedangkan dari hasil pengembangan penyidikan pelaku sudah melakukan pencurian motor sebanyak 50 kali di tiga tempat yakni Kendari, Konawe dan Konut selama kurung waktu stengah tahun.

Dari tangan empat pelaku berhasil menyita 11 unit barang bukti motor hasil curian. Kedua pelaku dijerat dengan pasal 363KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman penjara maksimal tujuh tahun penjara. (p2)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top