Waduh, SITU SIUP Di Bombana Ada yang Palsu… – FAJAR Sultra
News

Waduh, SITU SIUP Di Bombana Ada yang Palsu…

KENDARIPOS.CO.ID BOMBANA- Ada ada saja cara untuk melegalkan sesuatu. Terbaru ditemukannya Surat Izin Tempat Usaha (SITU) dan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) di Bombana yang ternyata palsu.

Ada tiga jenis surat izin yang ditemukan KPPT Bombana. Selain SITU, SIUP adapula Tanda Daftar Perusahaan alias TDP yang ikut dipalsukan. Tiga jenis izin palsu ini merupakan dokumen yang dimiliki Salsa Indah, salah satu perusahaan penggilingan padi yang beralamat di kelurahan Lameroro Kecamatan Rumbia, ibukota Kabupaten Bombana.

Proses penemuan pabrik berizin palsu tersebut terungkap saat utusan pemilik pabrik, hendak memperpanjang dokumennya di KPPT Bombana. Namun begitu dokumen diterima dan diperiksa, staf KPPT mencurigai tiga surat izin yang dimiliki perusahaan tersebut berbeda dengan dokumen yang dikeluarkan KPPT.

Kepala KPPT Bombana, Pajawa Tarika mengatakan, ada empat kategori yang membuktikan jika dokumen tersebut palsu. Pertama nomor handphone kantor yang tertera diatas kop surat perizinan tidak benar karena tidak pernah dipakai oleh seluruh stafnya. Kedua, nomor surat keluar sangat berbeda dengan nomor surat yang dikeluarkan instansinya. Ketiga, latar kertas yang tertera ditiga izin perusahaan penggilingan padi itu bertuliskan perizinan, sementara KPPT menggunakan logo Pemda sebagai latar. Sedangkan yang keempat tandatangan pemberi izin saat itu, juga tidak sama alias berbeda dengan tanda tangan aslinya.

“Tiga surat izin terindikasi palsu ini diterbitkan 2014 lalu. Karena sudah dua tahun dikeluarkan maka pemiliknya meminta perpanjangan. Karena terindikasi palsu, kami tidak dapat memperpanjang dokumen perizinannya,” katanya. Pajawa Tarika mengaku, dirinya belum mengetahui pasti bagaimana dan dimana perusahaan itu mendapatkan tiga izin palsu itu. Sebab, dia belum bertemu langsung dengan pemiliknya. Karena saat dilakukan permohonan perpanjangan, tiga dokumen itu diantar oleh perwakilan pemilik perusahaan. Selain itu, Pajawa memastikan, tiga izin yang dimiliki perusahaan tersebut tidak dikeluarkan oleh KPPT.

Terkait temuan izin palsu tersebut, Pajawa meminta pemilik perusahaan untuk melakukan permohonan izin ulang di KPPT. Selain itu, dia juga menghimbau kepada pemilik perusahaan termasuk seluruh warga Bombana yang ingin mendapatkan izin usaha, agar selalu berhati-hati karena sudah banyak penipuan dengan modus pembuatan izin dokumen yang mudah.

Dia juga meminta agar semua pemohon izin tidak terpedaya dengan tawaran oknum-oknum tertentu yang menawarkan jasa pembuatan izin dokumen dengan mengatasnamakan pegawai KPPT. Pemohon izin cukup datang langsung di KPPT, karena akan diberi kemudahan untuk mendapatkan izin. “Kalau ada yang dicurigai atau mencatut nama staf KPPT segara laporkan kenomor kontak resmi kami di 0852 4240 1419. Jadi kami minta jangan terpengaruh dengan calon,” ungkapnya. (nur/b)

Kendari Pos

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top