Disdukcapil Harus Cepat Verifikasi Data Kependudukan – Hacked by TryDee
News

Disdukcapil Harus Cepat Verifikasi Data Kependudukan

LAWORO, RSONLINE – Dari 53.514 yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Muna Barat sebagai Daftar Pemilih Sementara (DPS) terdapat 8.532 tidak memiliki KTP Elektronik (e-KTP). Anggota Komisioner KPU Muna Barat Alirun Asa mengatakan untuk memastikan daftar yang telah masuk dalam DPS yang belum memiliki KTP Elektronik sebagai masyarakat Muna Barat pihak KPU telah menyerahkan nama-nama DPS yang belum memiliki KTP elektronik tersebut kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk dilakukan verifikasi data kependudukan.

Alirun Asa

“Pada tanggal 3 November KPU bersama Panwas telah menyerahkan data model AC KWK kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk melakukan sinkronisasi dengan data base kependudukan untuk memastikan apakah mereka yang masuk dalam ACKWK atau belum memiliki KTP elektronik betul-betul masyarakat Muna Barat atau bukan. Karena KPU hanya memfasilitasi penduduk yang memenuhi syarat namun masalah administrasi kependusukan kami serahkan ke Capil sebagai lembaga yang berwenang tentang itu,” jelas Alirun saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (8/11).

Untuk penyerahan status kependudukan yang masuk dalam ACKWK KPU memberikan waktu kepada Dinas Capil hingga 19 November untuk memastikan data kependudukan yang masuk dalam ACKWK. Koordinator devisi perencanaan program dan data ini mengatakan masyarakat yang tidak memiliki KTP Elektronik dapat memilih jika memdapatkan surat keterangan domisili dari Capil yang dikeluarkan berdasarkan hasil verifikasi data kependudukan. Namun hingga batas waktu yang ditentukan Capil belum juga mengeluarkan surat keterangan domisili, maka kata Alirun KPU akan mencoret naman-nama yang tidak memiliki KTP Elektronik tersebut dari DPS yang telah ditentukan.

“Jika dalam verifikasi data kependudukan Capil dapat memastikan nama-nama yang dinyatakan tidak memiliki KTP Elektronik maka Dinas capil akan mengeluarkan surat keterangan domisili bagi yang bersangkutan agar dapat memilih. Jika mereka tidak masuk dalam data bes kependudukan Capil akan menyampaikan itu kepada KPU yang nantinya akan diserahkan kepada PPK dan PPS untuk disampaikan kepada mereka yang tidak masuk dalam data bes kependusukan bahwa mereka harus berkoordinasi dwngan Capil untuk bisa memilih,”ungkap Alirun.

Meskipun dalam melakukan verifikasi data pemilih Aliru mengaku Dinas Capil mengalami sejumlah kendala, namun dia berharap Dinas Capil dapat menyelesaikan verifikasi data pemilih dalam ACKWK dengan baik.

“Berdasarkan informasi yang kami dapatkan kendala capil adalah data bes kependudukan online dan berbasis aplikasi dan ini Harus dicek satu persatu. Sehingga membutuhkan waktu yang lama karena komputer yang terkoneksi dengan server yang ada di pusat hanya satu. Namun kita terus memberikan semangat kepada Dinas Capil untuk bekerja karena kita inginkan hak masyarakat Mubar bisa terpenuhi,” harapnya. (p1/b/alp)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top