Empat Raperda Ditetapkan di Tomia – FAJAR Sultra
News

Empat Raperda Ditetapkan di Tomia

WANGIWANGI, RSONLINE – DPRD Wakatobi menetapkan empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) melalui rapat paripurna terbuka bersama Pemda yang digelar digedung Pemuda Desa One Mai Kecamatan Tomia, Sabtu (5/11/2016).

Rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Wakatobi, Muhammad Ali, dihadiri sejumlah anggota dewan dan Bupati berasama Wakil Bupati Wakatobi, H Arhawi-Ilmiati Daud beserta seluruh perangkat Kepala SKPD. Turut hadir tokoh masyarakat dan para kepala desa se Kecamatan Tomia.

Empat Raperda yang disahkan diantaranya, Raperda penanggulangan bencana, penyelenggaraan perizinan bidang kesehatan, pelayanan publik serta Raperda rencana induk pembangunan pariwisata daerah Kabupaten Wakatobi.

Dari lima fraksi perwakilan anggota dewan yang hadir dalam rapat paripurna, semua menyatakan sepakat dan menyetujui ditetapkannya ke empat Raperda menjadi Peraturan Daerah (Perda) dan meminta Pemda segera menindak lanjuti dengan dibuatkan Peraturan Bupati (Perbub).

Seperti disampaikan oleh perwakilan fraksi PDI-P, Sudirman Hamid dalam pandangan umumnya tentang empat Raperda yang dibahas, penting bagi Pemda mengimplementasikan dan menyosialisasikannya kepada masyarakat setelah ditetapkan menjadi Perda.

Terutama Perda pelayanan kesehatan dan penanggulangan bencana. Mengingat letak geografis Wakatobi yang cukup sulit dijangkau.

” Penanggulangan bencana harus serius dilakukan agar tidak terdapat banyak korban saat bencana. Begitu juga bidang kesehatan, dimasing-masing pulau harus dibangun puskesmas,” ujarnya.

Selain itu, pelayanan publik dan kepariwisataan juga menjadi hal penting yang tidak bisa dilupakan. Sebab, kedua hal itu cukup menunjang kesejahteraan masyarakat. PAD bisa meningkat dari dua aspek ini.

Hal yang sama juga disampaikan empat perwakilan fraksi lainnya diantaranya, Fraksi PAN, Fraksi Aspirasi rakyat (Asri), Hanura dan fraksi Persatuan Indonesia Berkarya (PIB).

Sementara itu, Moane Sabara, ketua badan penyusun peraturan daerah (Bapemperda) sekaligus juru bicara gabungan komisi DPRD Wakatobi berharap, dalam pelaksanaan Perda yang dimaksud agar Pemda menerapkan prinsip non diskriminatif.

” Saya berharap empat Raperda ini jangan dijadikan dokumen yang tidak berguna, tapi dapat disosialisaikan kepada masyarakat dan dilaksanakan, sesegera mungkin,” tegasnya.(p14/b/hum)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top