Guru Profesional Harus Kuasai Ilmu Pedagogi – FAJAR Sultra
News

Guru Profesional Harus Kuasai Ilmu Pedagogi

KENDARI, RSONLINE – Sebanyak 494 peserta sertifikasi guru tahap dua di Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari menerima materi pendalaman ilmu pedagogi. Materi pedagogi dibawakan para instruktur dengan pendekatan Student Center Learning (SCL).

Ketua Panitia Sertifikasi Guru (PSG) Universitas Halu Oleo, Muh Abbas mengatakan, dalam proses ini para guru akan dihadapkan dengan kasus-kasus pembelajaran yang dianggap sulit yang kemudian didiskusikan dan dibahas bersama instruktur. Dengan demikian, para peserta sertifikasi diharapkan mampu meningkatkan kapasitasnya dalam pengelolaan kelas sehingga proses pembelajaran menjadi lebih bermakna.

Peserta sertifikasi guru saat menerima materi pendalaman pedagogi, kemarin.

“Fokus pendalaman materi pedagogi ini meliputi kemampuan guru dalam memahami karakteristik siswa, penguasaan kurikulum 2013, pemahaman teori belajar, kemampuan perencanaan, melaksanakan, menilai dan melakukan refleksi dalam pembelajaran. Termasuk mengembangkan media pembelajaran yang dapat memudahkan siswa dalam memahami materi ajar,” kata Muh Abbas, saat ditemui di ruang kerja PSG di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Halu Oleo (UHO), Rabu (9/11).

Lanjut Abas, materi ini sangat penting dalam rangka mengasah kompetensi pedagogik guru. Sehingga peserta sertifikasi guru mampu melakukan pembelajaran yang menyenangkan.

“Dalam pendalaman materi pedagogi ini, peserta sertifikasi guru sangat antusias mengikuti kegiatan diklat karena materi ini terkait langsung dengan tugas mereka sebagai guru profesional,” ungkapnya.

Selain itu, kata Muh Abbas, kompetensi pedagogi merupakan kompetensi khas yang akan membedakan guru dengan profesi lainnya. Penguasaan kompetensi pedagogi disertai dengan profesional yang akan menentukan tingkat keberhasilan proses dan hasil pembelajaran peserta didik.
“Kompetensi pedagogi itu diperoleh melalui upaya belajar secara terus menerus dan sistematis, baik pada masa sebagai mahasiswa sebagai calon guru maupun selama dalam jabatan, yang didukung oleh bakat, minat dan potensi keguruan lainnya dari masing-masing individu yang bersangkutan,” jelas Abbas.

Untuk diketahui, kompotensi pedagogi sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 19 tahun 2005, bahwa pedagogik merupakan kemampuan yang berkenaan dengan pemahaman peserta didik dan mengelola pembelajaran yang mendidik dan diologis. (*/b)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top