Ini Dana Kampanye Awal Tiap Calon – FAJAR Sultra
News

Ini Dana Kampanye Awal Tiap Calon

LAWORO, RSONLINE – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muna Barat (Mubar) telah menerima laporan dana kampanye awal dari masing-masing pasangan calon. Anggota Komisioner KPU Mubar La Ode Fatahudin mengatakan dari laporan dana kampanye awal yang diserahkan oleh masing-masing calon pasangan LM Rajiun Tumada-Achmad Lamani adalah calon yang menyerahkan laporan dana kampanye awal tertinggi yaitu sebesar 450 juta. Sementara pasangan LM Ihsan Taufik Ridwan-La Nika sebesar 1 juta rupiah.

La Ode Fatahudin

Fatahudin mengatakan untuk dana kampanye masing-maaing calon telah dibatasi sebesar 3,8 M yang akan digunakan oleh masing-masing pasangan calon selaman proses kampanye berlansung. Sejumlah aitem yang akan dibiayai dalam dana kampanye tersebut yakni Rapat umum 180 juta, pertemuan terbatas 1,5 M, Pertemuan tatap muka 301 juta, pembuatan bahan kampanye 986 juta, jasa manajemen dan konsultan 500 juta, alat peraga kampanye yang terdiri dari baliho 8,1 juta, umbul-umbul 138 juta, spanduk 74 juta, bahan kampanye yangbterdiri dari selebaran 15 juta, brosur 31 Jut pamflet 15 juta dan poster 78 juta.

“Semua anggaran tersebut berdasarkan haail kesepakatan antara LO dari masing-masing pasangan calon dan KPU yang disaksikan oleh Panwaslu Muna Barat,” ujarnya Fatahudin saat dikomfirmasi, Selasa (8/11).

Dia bilang untuk laporan penerimaan sumbangan dana kampanye paling lambat diserahkan oleh masing-masing pasangan calon pada tanggal 20 Desember mendatang.

“Sementara untuk laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye (LPPDK) paling lambat harus diserahkan pada tanggal 12 Februari 2017 pukul 18.00,” ucapnya.

Untuk mengaudit pemasukan dan pengeluaran dana kampanye masing-masing calon koordinator devisi hukum ini bilang KPU akan menyiapkan KAP. Penyediaan KAP ini akan diadakan berdasarkan lelang yang akan dilakukan oleh KPU.

“Dalam aturan untuk pengadaan jasa jika Rp 50 juta hingga keatas itu akan dilakukan lelang. KAP yang kita harapkan harus netral dan sesuai standar. Namun KPU akan tetap mengawasi kinerja KAP ini dalam melakukan audit,” kata Fatahudin.

Lebih lanjut dia bilang jika dalam pwnggunaan dana kampanye paslon mepebihi anggaran yang telah ditentukan berdasarkan hasil audit KAP maka kata dia pasangan calon dapat dikenakan sanksi hingga pembatalan sebagai calon.

“Hasil audit KAP ini adalah patuh atau tidak patuh. Jika penggunaan dana kampanye pasangan calon melebihi batas dana kampanye yang telah ditentukan hasilnya tidak patuh sehingga akan ada sanksi yang dapat dikenakan kepada pasangan calon hingga pembatalan sebagai calon, “ujarnya. (p1/b/alp)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top