Jangan Tuntut Hak jika tak Laksanakan Kewajiban – FAJAR Sultra
News

Jangan Tuntut Hak jika tak Laksanakan Kewajiban

KOLAKAPOS, Kolaka–Bupati Kolaka H. Ahmad Safei telah mengumpulkan lurah, kepala lingkungan, kepala seksi, kepala urusan yang ada di dua kecamatan yaitu Kolaka dan Latambaga. Hal itu dilakukan bupati untuk melakukan pengecekan personil kelurahan dan melakukan pengecekan lokasi binaan yang ada di setiap kelurahan.

Menurut Safei mengapa hanya dua kecamatan yang di kumpulkan itu karena dua kecamatan merupakan wajah kota Kolaka. Saya kumpulkan semua aparat mula dari aparat kecamatan, kelurahan itu agar bisa mendengar keluhan yang ada di lapangan dan ingin melakukan pengecekan mengenai kondisi lingkungan.

“Aparat jangan hanya menuntut hak yaitu insentif, namun tidak melaksanakan kewajiban. Kalau ada aparat yang demikian sebaiknya lurah mengganti aparat itu. Namun jika ada aparat yang tidak mendapat haknya dan dia telah melaksanakan kewajiban nanti biar lurah seperti itu Bupati yang urus, “ujarnya

Lanjut ia mengatakan melakukan haknya pemerintah kecamatan dan keluarahan diwajibkan untuk mempunyai wilayah binaan. Tujuanya agar ada perbandingan satu wilayah dengan wilayah lainya. Jika satu lorong sudah mandiri maka lurah bisa berpindah di lokasi lain.

“Kalau lurah itu menjabat 5 tahun berarti ada lima wilayah binaan yang bisa diandalkan. Saya harap semua aparat dan baik itu kelurahan dan kecamatan bisa di perhatikan dan dilaksanakan. Semua nya punya tanggung jawab. Masa setiap bulan mau dapat insentif,”ujarnya.

Ia juga menyinggung mengenai penggunaan dana yang ada di keluraha dan kecamatan Latambaga dan Kolaka untuk di gunakan sesuai dengan asas manfaat yang benar.

“Di kelurahan saya kira ada 100 juta, dan saya kira itu bisa di gunakan untuk beli pot, cat dan lainya untuk melakukan pembinaan di lingkungan percontohan. Jangan Anggaran itu untuk di gunakan membuat jalan usaha tani, pastilah kurang. Begitu juga di Kecamatan yang itu digunakan untuk membantu membangun di kelurahan. Kalau masalah jalan usaha tani itu urusan SKPD, jadi kalau dana yang sedikit jangan untuk membangun dana besar,”ujarnya (hud/hen)

Kolaka Pos

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top