KPU Buton Buka Pendaftaran Ulang – Hacked by TryDee
News

KPU Buton Buka Pendaftaran Ulang

BUTONPOS.COM, PASARWAJO–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Buton akhirnya mengakui keputusan Panwas membatalkan Keputusan KPU Buton No 43 dan 44 tentang Penetapan Satu Pasangan Calon (Paslon) Kepala Daerah. Bahkan KPU menetapkan jadwal pendaftaran ulang Paslon pada 14-16 November 2016 ini.

Salah seorang komisioner KPU Buton La Rusuli mengatakan hal tersebut saat menggelar konferensi pers, kemarin. Dengan dibatalkannya Keputusan KPU Buton No. 43 dan 44 itu, kata La Rusuli maka dengan sendirinya penetapan pasangan Samsu Umar Abdul Samiun-La Bakry (Umar-Bakry) sebagai calon tunggal sudah batal.

Mantan Ketua KPU Buton itu menjelaskan, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang No. 10 tahun 2016, KPU wajib melaksanakan putusan Panwas. Karena itu empat poin yang telah diputuskan Panwas akan dilaksanakan pihanya. “Isinya ada empat poin, mengabulkan perhomonan pemohon untuk sebagian,” ujarnya.

KPU Provinsi juga, lanjutnya menyampaikan agar KPU Buton menindaklanjuti keputusan Pawas Buton itu. Untuk menjalankan putusan Panwas tersebut, lanjutnya, tanggal 9 November, KPU Buton sudah melakukan rapat pleno pembatalan Keptusan KPU No. 43 dan 44.

Dan, kemarin KPU Buton sudah mengundang Panwas untuk rapat menyamakan persepsi dan membahas jadwal pendaftaran Paslon. Hasil pertemuan itu dimuat dalam berita acara. Tahapan pendaftaran akan diawali dengan masa sosialisasi, 11-13 November 2016. Setelah itu tahap pendaftaran Paslon, 14-16 November.

Dalam pertemuan itu juga, tambahnya, disepakati yang akan mendaftar ulang nanti adalah partai politik (Parpol) yang belum mengajukan haknya. “Terhadap Parpol yang sudah memenuhi syarat, boleh tidak melakukan pendaftaran kembali,” tuturnya.

Ia menegaskan, karena pasangan Umar-Bakry sudab penuhi sayarat, karena itu tidak perlu mendaftar ulang. Tapi bagi Parpol yang belum mendaftarkan calonnya, maka dalam pendaftaran ulang itu dia punya hak untuk mengajukan calonnya.

La Rusuli menambahkan akibat putusan Panwas itu juga, tahapan Pilkada akan terjadi sedikit pergeseran, utamanya tahapan kampanye. Untuk itu, KPU Buton akan membuat lagi surat keputusan penundaan kampanye.

Sementara LO Umar-Bakry, Jahrim menghargai keputusan KPU Buton itu. Namun dia kecewa dengan keputusan Panwas. Bahkan pihaknya melaporkan Panwas Buton ke Pengadilan Negeri (PN) Buton karena dianggap merugikan pasangan Umar-Bakry.

Jahrim, menilai, keputusan Panwas membatalkan penetapan Umar-Bakry sebagai calon tunggal itu sebagai bentuk perbuatan melawan hukum. Olehnya, sebagai pihak yang merasa dirugikan, pihaknya juga langsung melakukan upaya hukum salah satunya melapor ke PN Buton.

Menurut Jahrim, putusan Panwas tidak sesuai fakta. Sebab, yang bersengketa dalam musyawarah Pilkada Buton adalah H Hamin-Farid Bachmid sebagai pemohon, dan KPU Buton sebagai pihak termohon. Namun hasil musyawarahnya yang dirugikan pihak Umar-Bakry.

“Jadi selain kami laporkan ke Pengadilan Buton, kami juga sudah memberangkatkan teman- teman untuk melaporkan Panwas ke DKPP atas pelanggaran kode etik,” kata Jahrim kepada media ini, kemarin.(yen)

Buton Pos

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top