Rektor USN Sebut Kolaka Jadi Kota Perjuangan – FAJAR Sultra
News

Rektor USN Sebut Kolaka Jadi Kota Perjuangan

rektor-Azhari-3-150x150

KOLAKAPOS, Kolaka–Rektor Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka Dr Azhari menyebut Kota Kolaka seharusnya menjadi kota perjuangan, sebab dalam sejarahnya Kota Kolaka merupakan salah satu daerah kabupaten yang memiliki sejarah perjuangan yang tak kalah hebatnya dengan kota perjuangan lainnya.
“?Kolaka merupakan salah satu kabupaten yang melakukan kontak fisik. Salah satunya perjuangan 19 November. Jadi Kolaka seharusnya jadi kota perjuangan. Menjadi kota pelopor nasionalisme dan hal-hal yang baik,” kata Azhari usai memimpin upacara hari Pahlawan ke-71 di kampus USN, Kamis kemarin.
Menurutnya, semangat kepahlawanan rakyat Kolaka pada tanggal 19 November 1945 sangat luar biasa, sebab di Sultra yang melakukan perang fisik secara langsung adalah Kolaka. Karena itu, masyarakat Kolaka hendaknya harus menjadi pelopor jiwa kepahlawanan, perjuangan, kebersamaan dan nasionalisme.
Dia juga berharap semangat kepahlawanan harus diwariskan pada generasi pelanjut dan peristiwa 19 November adalah sejarah perjuangan rakyat Kolaka yang tak boleh dilupakan.
Dia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan sejarah, peristiwa 19 November kehadiran para pejuang dari Luwu ketika datang ke Kolaka waktu itu, ibarat gayung bersambut dengan masyarakat Kolaka atau Mekongga untuk bersama mengusir musuh.
“Meskipun banyak pejuang dari Luwu, tapi kalau tidak ada pejuang dari Kolaka, maka peristiwa 19 november tidak akan pernah ada, jadi kehadiran pejuang Luwu bagai gayung bersambut untuk bersama mengusir musuh,” ungkap Rektor.
Sebagai masyarakat Kolaka yang merupakan bagian dari Indonesia, Rektor menghimbau untuk bersama mengelorahkan semangat Pahlawan, paling tidak dalam keluarganya masing-masing. Kades jadi pahlawan bagi desanya, Bupati jadi pahlawan di kabupatennya dan sebagainya.
“?Mari saling berjuang, saling menghargai dan tidak saling menjatuhkan dan membuat fitnah, karena itu bukan sifat pahlawan tapi penjajah?,” harap Azhari. (cr4/b/hen)

Kolaka Pos

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top