Hasil Laut Melimpah, Sultra Masuk Penghasil Ikan Terbesar Nasional – FAJAR Sultra
News

Hasil Laut Melimpah, Sultra Masuk Penghasil Ikan Terbesar Nasional

KENDARIPOS.CO.ID KENDARI- Hingga Oktober 2016, Posisi Sultra masih sebagai provinsi hasil tangkap laut terbesar nasional dengan produksi mencapai 120 ribu ton. Hasil ini diperkirakan masih akan terus meningkat. Pasalnya, hasil tangkapan laut mengalami tren peningkatan antara 5 sampai 10 persen perbulan.

Sebagian besar hasil tangkap didominasi ikan dan rumput laut. Untuk dua jenis hasil laut ini, produksinya mencapai 80 persen. Selebihnya, hasil tangkap udang, cumi, kepiting dan lainnya. Hingga akhir tahun, produksi hasil tangkap laut diperkirakan mencapai 160 ribu ton. Dengan estimasi nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai Rp 1 triliun.

“Hasil tangkap laut kita mengalami peningkatan. Bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu, ada peningkatan sekitar 10 persen. Namun hasil tangkapan laut ini belum merupakan data resmi. Pasalnya, data ini masih akan diverifikasi dan dievaluasi pemerintah pusat. Bila sudah telah rampung, datanya akan dirilis diakhir tahun,” kata Askabul Kijo, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) saat ditemui, Rabu (16/11).

Menurutnya, capaian ini masih dioptimalkan lagi. Apalagi musim paceklik atau angin timuran yang selama ini berlangsung telah berlalu. Pada musim peralihan seperti bulan November-Desember, biasanya identik dengan musim ikan. Tentunya, para nelayan akan memanfaatkan kesempatan ini. Makanya, ia optimis hasil tangkap laut akan terus meningkat.

“Kami optimis target produksi tangkap laut Sultra sebesar 160 ribu ton bisa tercapai. Apalagi indikator lainnya cukup mendukung,” katanya. Capaian ini lanjut mantan Staf Ahli Gubernur, bukan tanpa alasan. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah terus melakukan peningkatan kapasitas dan keterampilan nelayan. Melalui bantuan modal usaha, alat tangkap hingga kapal. Tidak hanya itu, pemerintah juga menjamin asuransi keselamatan nelayan termasuk menyertifikasi tanah mereka. Dengan adanya program ini, nelayan merasa terlindungi dan nyaman beraktivitas di laut.

“Pemerintah tak ragu mengalokasikan anggaran untuk membiayai program ini. Dari sisi ekonomis, hasilnya cukup membantu masyarakat. Sesuai dengan estimasi, nilai PDRB dari sektor perikanan ini mencapai Rp 1 triliun,” pungkas Askabul. (c/mal)

Kendari Pos

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top