Proyek Pasar Laino Terhambat Material – FAJAR Sultra
News

Proyek Pasar Laino Terhambat Material

RAHA – Sedianya, proyek pembangunan Pasar Sentral Laino selesai 100% pada 21 Oktober 2016. Namun, PT Bintang Fajar Gemilang, perusahaan pemenang tender tak bisa menyelesaikan mega proyek tersebut, lantaran terhambat material bangunan yang didatangkan dari Kabupaten Bulukumba Provinsi Sulawesi Selatan.

Pemkab Muna telah menyetujui perpanjangan kontrak perusahaan itu selama enam puluh hari, untuk menyelesaikan sisa pekerjaannya yang tersisa 50 persen lagi. “Saat rapat dengan Disperindag, penyelesaian pekerjaan itu belum sampai 60 persen. Persoalan yang dihadapi kontraktor adalah material kerikil dan pasir agak sulit didatangkan dari Bulukumba, sehingga alasan itu digunakan untuk memperpanjang kontrak kerja selama 60 hari,” kata La Samuri, Ketua Komisi II DPRD Muna.

Pasar Laino Kabupaten Muna belum selesai dibangun

Selain material, terhambatnya penyelesaian pembangunan pasar disebabkan pula masalah internal perusahaan. “Kegiatan proyek sempat terhenti, karena ada pergantian manajer teknis di perusahaan itu. Nanti setelah ada pergantian, pekerjaan kembali berjalan normal,” katanya.

Komisi II DPRD Muna juga akan turun ke lokasi proyek, menyusul ditemukannya kasus ambruknya salah satu bagian tembok di pasar tersebut. Hal ini akan menjadi fokus perhatian DPRD Muna, terutama mengenai kualitas bangunan tersebut.

“Dalam proses pembangunan, kami mendapat laporan ada tembok yang ambruk, karena tidak disertai dengan pemasangan angker, sehingga tembok tidak bisa berdiri kokoh. Ini akan menjadi fokus pengawasan kami, jangan sampai masih ada tembok-tembok lain yang dibangun seperti itu. Ini akan menimbulkan masalah baru ketika bangunan itu sudah kelar dan ditempati. Dalam waktu dekat, Komisi II akan turun lapangan,” ucapnya. (sra/aji)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top