Kehilangan Kontak, Berharap La Hadi Bisa Pulang Secepatnya – FAJAR Sultra
News

Kehilangan Kontak, Berharap La Hadi Bisa Pulang Secepatnya

♦ Kisah Keluarga Korban Penyanderaan di Malaysia

Wa Arima, ibu dari salah satu korban penyanderaan bernama La Hadi yang dilakukan kelompok bersenjata diperairan Sabah, Malaysia telah memiliki firasat buruk, semalam sebelum kejadian. Namun, dia tidak menyangka, anaknya La Hadi menjadi korban penyanderaan.

Kakak korban, Wa Maa’i tidak pernah menyangka kejadian tersebut akan menimpa adiknya. Pasalnya, selama hampir 10 tahun adiknya La Hadi bekerja sebagai nelayan bagang di perairan Malaysia, kejadian seperti itu tidak pernah dialami.

Korban La Hadi bersama istri dan empat orang anaknya.

Hanya saja, semalam sebelum kejadian, Wa Maa’i menjelaskan, ibu korban (Wa Arima-red) sempat mendapat firasat buruk.

“Ibu saya sempat mendapat firasat buruk pada malam penyanderaan itu. Ibu saya tidak bisa menggerakkan tubuhnya sama sekali. Pas besoknya, kami tiba-tiba menerima kabar bahwa adik saya La Hadi disandera kelompok bersenjata itu,” jelasnya saat ditemui di lingkungan Jabal Kelurahan Mandati 3, Rabu (16/11/2016).

Dia menuturkan, selama kejadian penyanderaan, hanya pihak kepolisian dan TNI yang pernah sekali mengunjungi keluarganya. Terlepas dari itu, perkembangan informasi hanya bisa di pantau melalui pemberitaan media.

Bahkan, kata dia, belum ada satupun pihak pemerintah daerah yang datang sekedar memberikan dukungan moril.

“Selama ini kami belum mendapat kabar tentang kondisi adik saya yang disandera. Bahkan, Pemerintah daerah saja belum ada yang datang menjenguk atau menyampaikan kabarnya,” keluhnya.

Namun, dia mengaku, pernah sekali isteri korban menghubungi keluarga yang ada di Wakatobi guna meminta do’a agar korban bisa cepat dibebaskan.

“Ipar saya pernah menelepon kami keluarga di Wakatobi agar terus berdo’a, supaya La Hadi bisa keluar dengan selamat,” tambahnya.

Dia berharap, pemerintah bisa segera mengupayakan pembebasan La Hadi bersama satu korban lain bernama La Utu yang juga sama-sama TKI asal Wakatobi.
Sekedar diketahui, La Hadi bersama La Utu merupakan TKI asal Wakatobi yang menjadi korban penyanderaan kelompok bersenjata diperairan Sabah Malaysia pada 5 November 2016 lalu. (***)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top