KPU Buton Dipolisikan – Fajar Sultra
News

KPU Buton Dipolisikan

BUTONPOS.COM, PASARWAJO–Karena diduga hilangkan berkas H Hamin-Farid Bachmid, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Buton dilaporkan ke polisi. Penyelenggara Pemilu itu dilaporkan partai pengusung bakal calon bupati dan wakil bupati tersebut, Rabu malam (16/11) sekitar pukul 19.00 Wita.

PDIP, Gerindra, PPP, dan PKPI menduga KPU Buton telah menghilangkan dokumen asli syarat calon dan pencalonan figur mereka itu pada pendaftaran pertama, Kamis (29/9) lalu.

“Kami ke sini mau melaporkan kehilangan dan penggelapan dokumen yang diduga dilakukan komisioner KPU karena sampai saat ini kami belum mendapatkan dokumen asli kami dan belum dikembalikan resmi oleh KPU Buton,” kata Ketua DPC Gerindra Buton, La Jana Ali, di Kantor Polres Buton, Rabu malam (16/11).

Menurutnya, hilangnya dokumen asli syarat pencalonan dari partai koalisi merupakan tindakan pidana, dan pihaknya juga sudah melaporkan kehilangan dokumen tersebut ke Panwaslu Buton.

Terlihat para DPC partai koalisi pengusung Hamin-Farid langsung mendatangi Polres untuk membuat laporan. Tampak pasangan H Hamin-Farid Bachmid juga datang ke Polres Buton.

Sayangnya saat dimintai keterangan terkait kedatangan mereka ke Markas Polres Buton itu, Farid Bachmid belum bisa memberi komentar. “Maaf, kami belum bisa memberikan keterangan lebih jauh,” ujar Farid.

Sebelumnya dalam proses verfikasi berkas pencalonan Hamin-Farid, terlihat komisioner KPU Buton terjadi perdebatan tentang berkas syarat pencalonan dari partai pengusung yang bukan aslinya.

Ketua KPU Buton, Alimudin mengatakan laporan para partai koalisi ke Polres Buton merupakan hak dan wewenang dari partai. Menurutnya, pihaknya tidak bisa dijadikan sebagai penanggungjawab utama atas hilangnya dokumen tersebut.

“Itu hak kewenangan mereka untuk melaporkan kejadian ini di Polres,” ucap Alimudin.

Menurutnya, pada pendaftaran sebelumnya, situasi tidak terkendali dan tidak ada tanda bukti tertulis penerimaan dokumen partai koalisi tersebut di KPU Buton.

Terpisah, Kapolres Buton, AKBP Andi Herman, saat dikonfirmasi membenarkan laporan tersebut. Namun laporan kehilangan berkas bukan masuk dalam ranah pidana umum.

“Ini bukan masuk dalam ranah pidana, kalau langsung ke Polres untuk kehilangan, ya kehilangan barang berkas, gunanya untuk mengurus berkas yang baru seperti mengurus SIM atau STNK,” tuturnya.(m6)

Buton Pos

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top