Operasi Zebra Dimulai, Lengkapi Surat Kendaraan! – Fajar Sultra
News

Operasi Zebra Dimulai, Lengkapi Surat Kendaraan!

KENDARI – Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara, TNI, Dishub, Pemda Sultra, dan Satpol PP melaksanakan upacara, Rabu (16/11), tanda dimulainya operasi tertib berlalu lintas tahun 2016 bersandikan Operasi Zebra.

Operasi yang dilaksanakan secara serentak di Indonesia akan dilaksanakan selama dua minggu hingga 28 November 2016.. Di wilayah hukum Polda Sultra operasi dibuka langsung oleh Kapolda Sultra Brigadir Jenderal Polisi Agung Sabar Santoso SH, MH.

Kapolda Sultra Brigjen Pol Agung Sabar Santoso saat memberikan piagam penghargaan pada beberapa unsur yang terlibat serta dalam Operasi Zebra tahun 2016.

Menurut Agung, operasi yang dilaksanakan rutin tiap tahunnya oleh kepolisian yang dimotori oleh Polisi Lalu Lintas bertujuan untuk menekan angka kecelakaan berlalulintas dan mengurai kemacetan yang terjadi.

Selain itu operasi ini digelar dalam rangka cipta kondisi menghadapi hari-hari besar seperti Perayaan natal dan tahun baru di Wilayah Hukum Polda Sultra, yang sudah diambang pintu.

“Seluruh Polres juga mulai melaksanakan operasi ini kemarin (Selasa, red),” kata Agung.

Pada pelaksanaannya Agung mengimbau masyarakat Sultra agar tertib berlalu lintas dan memenuhi semua perlengakapan kendaraannya baik roda dua maupun roda empat dalam berkendara.

“Penuhi atruan, lengkapi surat-surat kendaraannya dan jangan mengebut,” imbau Kapolda Sultra.

Besar harapan Agung agar pelanggaran lalu lintas pada pelaksanaan Operasi Zebra tahun 2016 ini mengalami penurunan tidak semesti tahun-tahun sebelumnya tiap tahun mengalami kenaikan.

“Masah meningkat terus tidak ada perkembangan yang baik kalau meningkat terus,” ujarnya.

Dari tahun 2014 sampai tahun 2015 angka kecelakaan maupun pelanggaran lalu lintas mengalami kenaikan sebesar 6 persen. Jika pada tahun 2014 pelanggaran lalin sebanyak 5.255 dan pada tahun 2015 sebanyak 5.575 pelanggara, meningkat sebanyak 320 pelanngaran.

Sedangkan jumlah kecelakaan lalu lintas pada tahun 21014 sebesar 32 kasus, 9 orang diantaranya meninggal dunia, 9 orang mengalami luka berat dan 33 orang mengalami luka berat. Sementara tahun 2015 jumlah kecelakaan lalu lintas mencapai 34 kasus, 10 orang meninggal dunia, 13 luka berat dan 24 mengalami luka ringan.

Pada tahun ini angka kecelakaan makin bertambah jika masayarakat atau pengendara belum bisa tertib dalam berlalu lintas dan tidak menaati aturan Lalulintas. “Dengan berlalulintas yang tertib maka akan menunjukan disiplin masayarakat dalam berkendara,” ucap Agung.

Sementara Wadir Lantas Polda Sultra AKBP Sambas mengungkapkan bahwa sekitar 200 personil yang terdiri dari gabungan yang turut pada Operasi Zebra 2016. Diantaranya personil Polda Sultra, Polres Kendari, TNI, Perhubungan dan Satpol Pamong Praja

Adapun sasarannya yakni pengendara roda dua dan roda empat yang melanggar dan tidak melengkapi surat-surat berkendara seperti pada umumnya.

“Untuk titik-titiknya kita akan evaluasi berdasarkan data yang ada dimana trabel-trabel spot yang menjadi pusat terjadinya kepadatan lalu lintas dan lokasi macet,” ungkapnya.

Bagi pelanggar lalin lanjut Sambas, sanksi yang diberikan diutamakan pada penegakan hukum. Hal itu dilakukan, jelasnya, untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan hukum dalam berlalulintas.

“Sangsi penegakan hukum sebesar 80 persen kalau sanksi teguran 10 persen sedangkan penerapan sanksi berupa tilang 10 persen,” jelas Sambas. (p2/a/alp)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top