Saksi Kasus Pembakaran Gantung Diri – FAJAR Sultra
News

Saksi Kasus Pembakaran Gantung Diri

Tewas-gantung-diri-di-Pohon-Mangga-576x1024

KENDARI – Rahman (54), warga Desa Puosu Jaya Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) ditemukan tewas mengenaskan. Korban gantung diri menggunakan seutas tali yang terpasang di pohon mangga tepat di belakang rumah korban, sekitar pukul 10.00 Wita, Rabu (16/10).

Seutas tali yang digunakan korban untuk gantung diri.

Seorang lelaki yang berprofesi sebagai petani itu merupakan saksi dalam kasus pembakaran rumah yang melibatkan Fitriani Tahir alias Fitri sebagai terdakwa. Ia mengakhiri hidupnya bersamaan dengan jadwal bersaksi di Pengadilan Negeri (PN) Andoolo.

Kapolsek Konda, Iptu Nursaji Kresna melalui Kasubbid PID Humas Polda Sultra, Kompol Dolfi Kumaseh mengatakan, sebelum ditemukan tewas sekitar pukul 06.00 wita, korban pamit kepada istrinya untuk pergi ke rumah anaknya, Atin Sutisna tidak jauh dari rumah korban.

Sekitar pukul 09.00 wita, kemudian istri korban Siti Syamsiah menyusul ke rumah anaknya. Tiba di rumah anaknya, sang istri tidak menemukan Rahman. Namun, pada pukul 10.00 wita korban ditemukan oleh anaknya atas nama Risna (21), dalam posisi gantung diri di bawah pohon mangga menggunakan seutas tali plastik .

Di tempat kejadian perkara, ditemukan catatan korban berisi permintaan maaf kepada keluarganya. Dia meminta kepada seluruh keluarganya agar mengikhlaskan korban bunuh diri. Langkah itu ditempuh dari pada ia harus memberikan kesaksian palsu yang bisa meringankan terdakwa di Pengadilan Negeri Andoolo.

“Maapkan bapa ya bapa mengakhiri hidup bapa cara ini (gantung diri, red) bapa sumpah bapa ikhlas mati dari pada jadi saksi nolong orang tidak berarti selamat tinggal,” begitu tulisan Rahman dalam selembar kertas yang ditemukan di TKP.

Aparat kepolisian yang datang di tempat kejadian perkara, dalam posisi korban sudah diturunkan dan di semayamkan di rumahnya oleh anak dan keluarganya.

“Pihak korban tidak mau dan tidak setuju dilakukan visum maupun autopsi luar dan itu sudah dibuatkan surat pernyataan,” jelas Dolfi Kumaseh. (p2/b/din)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top