Terlantar Dua Jam, Penumpang Kritik Syahbandar – FAJAR Sultra
News

Terlantar Dua Jam, Penumpang Kritik Syahbandar

ok-ft-masalah-kapal-bombana

SEMPAT TERTUNDA KEBERANGKATANNYA. Para penumpang sempat menunggu selama dua jam di dalam KM Era Mas, Pelabuhan Sikeli, Kabaena Barat, Kamis (17/11), lantaran kapal itu belum mendapat Surat Izin Berlayar dari Syahbandar.

KABAENA, BKK– Sedikitnya 60 penumpang KM (Kapal Motor) Era Mas terlantar selama dua jam di Pelabuhan Sikeli, Kabaena Barat, lantaran kapal yang melayani rute penyeberangan Kabaena – Kasipute itu, tak bisa berlayar. Bukan karena masalah mesin, tapi gara-gara belum memperoleh SIB atau Surat Izin Berlayar.

SIB itu sendiri tak didapatkan karena Syahbandar Pelabuhan Sikeli, Muhammad Arfah, tak ada di tempat. Tak pelak, para penumpang pun protes sejadi-jadinya. Sedianya, kapal tersebut bertolak dari pelabuhan Sikeli, Kabaena Barat pukul 09.00 Wita.

“Kita berangkat mi kasian Pak. Sudah mau dua jam ini kita ‘terpanggang’ di dalam kapal. Kalau masih tunggu penumpang bilang supaya kita tahu,” keluh salah seorang penumpang.

Menurut dia, sedianya pihak kapal harus mengedepankan jadwal keberangkatan ketimbang hal lain. Apalagi saat ini kondisi cuaca di perairan Kabaena terkadang memburuk.

“Pihak kapal harus pikirkan juga perasaan penumpang. Jangan semaunya mau berangkat jam berapa. Kita punya urusan penting ini di Kasipute (ibukota Bombana),” ujar penumpang lainnya.

Menanggapi pernyataan ini, seorang awak KM Era Mas, mengatakan telatnya keberangkatan kapal rute Sikeli-Kasipute ini karena belum adanya SIB yang dikantongi pihak kapal. “Belum bisa kita berangkat kalau belum ada Pak Syahbandar. Harusnya memang, kita berangkat tadi jam 09.00 Wita, tapi karena tidak ada SIB, makanya kita tunggu dulu Pak Syahbandar,” katanya sembari mencoba menenangkan para penumpang.

Informasi yang datang belakangan, Muhammad Arfah ternyata saat itu berada di sekitar perairan Talaga Raya, mengurus sebuah kapal muatan barang yang mengalami kerusakan mesin di tengah laut. “Saya masih di Pelabuhan PT Trias sekarang Pak. Saya tadi dari urus itu kapal yang rusak mesinnya di tengah laut, makanya saya tidak ada di pelabuhan sekarang,” ungkap Arfah.

Menurutnya, usai mengurus kapal yang mengalami kerusakan mesin itu, dia ingin secepatnya menuju ke Sikeli. Hanya saja, perjalanannya harus terlambat karena harus menumpangi kapal takboat saat mengevakuasi kapal rusak itu.

“Saya agak telat memang karena saya pake kapal takboat, jadi mohon maaf atas keterlambatan saya. Mungkin tidak cukup lagi satu jam saya tiba di pelabuhan Sikeli,” ujarnya melalui sambungan telepon.

Sekitar pukul 11.00, Arfah pun tiba di Sikeli. Tidak lama kemudian, KM Era Mas sudah meninggalkan pelabuhan menuju kota kabupaten Bombana itu. (cr2/c/aha)

Berita Kota Kendari

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top