Duh…Butur Krisis Listrik, Pelayanan Publik Pun Lumpuh – Hacked by TryDee
News

Duh…Butur Krisis Listrik, Pelayanan Publik Pun Lumpuh

KENDARIPOS.CO.ID. BURANGA- Krisis listrik terjadi di Kabupaten Buton Utara. Kali ini, bukan hanya pemadaman bergilir yang mengusik warga daerah pimpinan Abu Hasan itu.

Tetapi, pemadaman total sepanjang siang hari pun telah diberlakukan oleh pihak Unit Perusahaan Listrik Negara (PLN) setempat selama sepekan atau sejak Senin (21/11) lalu yang diperdiksi hingga akhir pekan mendatang.

Imbasnya, tak hanya merugikan warga dan pelaku usaha di kabupaten tersebut akan tetapi dengan adanya pemadaman itu, juga berdampak terhadap pelayanan publik yang diberikan perkantoran kabupaten setempat khususnya yang memerlukan arus listrik lumpuh.

Kepala Unit PLN Kabupaten Buton Utara, Dahniar mengatakan, pemadaman total disiang hari selama sepekan diseluruh titik, merupakan imbas dari empat mesin pembangkit listrik yang beroperasi kehabisan stok bahan bakar minyak (solar).

“Pemadaman di siang hari secara totalitas belum dapat dipastikan kapan akan berakhir kemungkinan hingga akhir pekan mendatang. Akan tetapi, khusus untuk malam hari stok bahan bakar minyak solar telah masuk sebanyak 35 ton. Itu, mampu memenuhi kebutuhan listrik kurang lebih selama lima hari. Sebab, kebutuhan perharinya mencapai 8-10 ton. Sedangkan untuk kebutuhan selama satu bulan mencapai 280-300 ton bahan bakar minyak,”ujar Dahniar saat ditemui di kantornya, Selasa (22/11).

Sementara itu, Kepala Dinas Petambangan dan Energi Butur, Armin tak menampik pemadaman listrik disepanjang siang hari akan berdampak besar terhadap pelayanan publik khususnya yang membutuhkan tegangan listrik. “Kebutuhan listrik itu sangat vital oleh setiap SKPD atau perkantoran yang ada. Tentunya, pelayanan publik khusus yang membutuhkan listrik akan terbengkalai dan tak akan maksimal,” ujar Armin saat di temui di ruang kerjanya, Selasa (22/11).

Armin menambahkan, sebagai alternatif paruh waktu, SKPD dapat menggunakan genset untuk memberikan pelayanan. Kendati begitu, Armin mengatakan, tak semua perkantoran yang ada memiliki mesin pembangkit sendiri. (had/b)

Kendari Pos

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top