Meski Menang Praperadilan, Tetap Dicekal – FAJAR Sultra
News

Meski Menang Praperadilan, Tetap Dicekal

♦ Kejati Terbitkan Sprindik Baru Usut Dugaan Korupsi PT PLM

KENDARI – Tersangka kasus dugaan manipulasi produski emas PT Panca Logam Makmur (PLM) Bombana, Falahwi Mujur dicekal keluar negeri oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra. Padahal, Falahwi baru saja memenangkan praperadilan terhadap Kejati Sultra atas proses penetapan tersangka dan penahananya.

Falahwi, diketahui ditetapkan kembali sebagai tersangka setelah dua hari putusan praperadilan. Dia dibebaskan dari penjara. Namun, tidak berselang lama, penyidik kembali menetapkannya sebagai tersangka dalam pokok perkara yang sama.

Diketahui, kasus dugaan korupsi dalam perkara itu berawal atas dugaan manipulasi produksi emas PT Panca Logam Makmur (PLM). Akibatnya, pembayaran royalti tidak sesuai semestinya yang berakibat pada kerugian Negara sekitar Rp 9 miliar.

“Iyalah, langsung kami cekal. Memang waktu praperadilan diaminkan oleh hakim soal mekanisme penahannanya. Makanya dikeluarkan dari penajara. Tapi saat ini Falahwi masih menjadi tersangka dan sudah dilakukan pencekalan,” terang Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum dan Hubungan masyarakat (Penkum dan Humas) Kejati Sultra, Janes Mamangkey.

Menurut Janes, soal penahanan sudah merupakan kewenangan jaksa. Makanya dia enggan berkomentar terkait hal itu. Meski begitu, saat ini pihaknya terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Jika sudah selesai pemeriksaan saksi, kasus itu akan segera dilimpahkan ke pengadilan untuk disidangkan.

Sementara itu, lanjut Janes, untuk dua tersangka lainnya yakni, Madesu Sastra dan Rizal Fahreza saat ini masih menempuh jalur praperadilan. Dua tersangka tersebut akan memulai sidang pada 24 November mendatang.

“Masih dalam proses mbak, kalau ndak salah tanggal 24 sidangnya. Nantilah di cek saja di pengadilan, jelasnya pekan lalu Kejati sudah mendapatkan laporan dari pengadilan untuk praperadilan itu,” tutupnya. (*/b)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top