Dua Pelabuhan Tak Sumbang PAD – Hacked by TryDee
News

Dua Pelabuhan Tak Sumbang PAD

WAKATOBI – Keberadaan dua pelabuhan perikanan milik Pemda Wakatobi dinilai belum cukup menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD). Demikian disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (BKD) Kabupaten Wakatobi, H. Nadjib Parasyad.

H. Nadjib Parasyad

Salah satu kendalanya yakni, pemberlakuan undang-undang No 28 tahun 2009 tentang retribusi yang hanya diberlakukan bagi pengusaha saja. Itupun hanya enam persen dari hasil jual, sementara nelayan biasa tak dikenakan retribusi.

“Dua pelabuhan ini seyogyanya membawa kesejahteraan masyarakat selain sumber-sember PAD yang lain, hanya saja ada pembatasan aturan, yaitu hanya kepada pengusaha saja dikenakan pungutan rertibusi. Dan kalau standar retribusi hasil laut tentu kita memungutnya sesuai Perda”, tuturnya, Rabu (23/11/2016).

Itupun jika para pengusahanya tak membalelo, soal penentuan harga dan bongkar ikannya yang diketahui pemerintah daerah dibawah pengawasan dinas perikanan dan kelautan.

“Makanya kita ini diluar kendali pengawasan dan mereka masih menggunakan pelabuhan lain untuk bongkar ikannya, hanya beberapa pengusaha seperti pengusaha yang ada diwilayah Mola Raya Kecamatan Wangiwangi selatan itu rata-rata bongkarnya didua pelabuhan Pemda, terutama pelabuhan perikanan Numana dan Pelabuhan Sombu,” imbuhnya.

Ditanya soal kisaran nilai PAD dari dua pelabuhan yang telah diresmikan sejak tahun 2015 itu, Najib tidak mau menyebutkan.(p14/b/hum)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top