Listrik Sering Padam, Dewan Soroti PLN – FAJAR Sultra
News

Listrik Sering Padam, Dewan Soroti PLN

KENDARI – Anggota Komisi III DPRD Sultra, Kamis (24/11) menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) area Kendari, terkait sering padamnya lampu akhir-akhir ini.

Rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi III, H Tahrir Tasruddin bersama tiga anggota dewan lainnya yakni Irfani Thalib, Sarlinda Mokke, dan Syahrul Beddu tersebut, dihadiri langsung oleh Bagian Jaringan Ahmad Ilyas dan Rony Bagian Distribusi PLN Area Kendari.

Komisi III menggelar rapat dengar pendapat.

Dalam RDP tersebut, para anggota dewan secara umum mempertanyakan soal penyebab sering padamnya lampu yang tak mengenal waktu serta seperti apa kekuatan daya yang dimiliki oleh PLN.

Rony selaku yang menangani soal distribusi daya menuturkan, penyebab terjadinya pemadaman listrik tersebut, selain dikarenakan adanya gangguan pembangkitan devisit daya, juga ketidakmampuan pasokan listrik setiap harinya.

Rony mengaku, cadangan listrik yang ada di Sultra, masih sangat pas-pasan sehingga tidak mampu didistribusi secara menyeluruh di semua kabupaten kota khususnya yang ada di wilayah daratan.

“Sekadar diketahui, untuk PLN area Kendari ini menangani wilayah-wilayah seluruh bagian daratan Sultra plus Kabupaten Konawe Kepulauan,” akuinya.

Sehingga, papar dia, untuk kebutuhan listrik pada malam hari yang seharusnya dibutuhkan 74 Mw, namun karena daya yang terbatas hanya 70 Mw akhirnya terjadilah pemadaman dibeberapa titik secara berkala.

Akibatnya, masih dia, untuk mengantisipasi kondisi tersebut terus berlanjut, pihaknya membuat kebijakan khususnya pada mall-mall, Lippo dan beberapa gedung lainnya setiap pukul 17.00 Wita – 22-00 Wita dipadamkan setiap malamnya.

“Selain itu, faktor penyebab lainnya mengapa sering terjadi pemadaman lampu, itu dikarenakan adanya gangguan alam, hewan, hujan, petir lainnya seperti yag terjadi di beberapa titik,” ujarnya.

Menanggapi pernyataan tersebut, anggota komisi III Sarlinda mengaku tersinggung dengan pernyataan pihak PLN yang mengatakan salah satu penyebab padamnya lampu disekitar Moramo, Moramo Utara, dan Kolono, itu disebabkan karena adanya gangguan alam seperti hujan, pohon tumbang dan gangguan dari hewan.

Menurutnya, pernyataan tersebut tidak benar dan terkesan dibuat-buat oleh pihak PLN. Kasian masyarakat di Moramo, hampir setiap saat mengeluhkan sering padamnya lampu.
“Rumah saya di Moramo, jadi saya tau persis perkembangan disana dan tidak benar kalau seringnya mati lampu disebabkan oleh petir atau pohon tumbang. Saya tidak terima,” tegasnya.

Pantauan media ini, meski diskusinya sempat berjalan alot, akhirnya pimpinan sidang Tahrir Tasruddin memita kepada PLN, agar keluhan masyarakat soal serang terjadinya pemadaman listrik tidak terjadi lagi kedepan.

Kemudian, tahrir juga mengingatkan kepada pihak PLN untuk intens melakukan sosialisasi, agar masyarakat bisa paham terkait dengan alasan pemadaman tersebut. (p8/b/put)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top