Panwas Tolak Laporan Ketua Demokrat – Fajar Sultra
News

Panwas Tolak Laporan Ketua Demokrat

LAWORO – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) menolak laporan Ketua Demokrat Muna Barat, La Ode Abdul Gamal Atiri. Laporan soal dukungan kader Demokrat Ali Rahman yang mendukung pasangan LM Ihsan Taufik Ridwan-La Nika pada 22 November dinyatakan kedaluarsa.

“Ketua Demokrat Abdul Gamal Atiri melaporkan Ali Rahman karena mengatasnamakan Sekretaris Demokrat Muna Barat. Namun laporan tersebut, kita nyatakan kedaluarsa karena kejadian yang dilaporkan 7 November, sementara Gamal melaporkan 22 November. Jelas kami tidak proses lebih lanjut,” jelas Ketua Panwaslu Mubar Aminuddin di kantor Panwaslu, Kamis (24/11).

Menurut Aminuddin seharusnya laporan itu adalah urusan internal Partai Demokrat. Meski begitu, Panwalu katanya tetap memproses dan tetap memberi surat imbauan kepada terlapor.

Selain melaporkan Ali Rahman, Ketua Demokrat Mubar juga melaporkan penggunaan atribut partai Demokrat di posko-posko nomor urut satu. “Namun laporan terkait pemasangan bendera di posko pasangan Ihsan ini, pelapor tidak tau siapa yang pasang. Tetapi itu juga kita akan berikan imbauan kepada pasangan nomor urut satu untuk tidak memasang bendera Partai Demokrat di posko nomor satu,” jelasnya.

Sementara itu Ali Rahman Wahid saat dikonfirmasi mengatakan, laporan itu salah alamat. Dia bilang, itu adalah masalah internal partai dan bukan wewenang panwas. Lagipula menurut Ali, hingga kini secara administrasi, dia masih menjabat sebagai Sekretaris Demokrat. Terkait pergantian sebagai Sekretaris, itu tidak sesuai prosedur yang ada.

“Ini sebetulnya masalah internal partai. Kalau Gamal melaporkan saya di Panwas maka itu salah alamat. Lagipula Partai Demokrat bukan partai pengusung karena pada saat pendaftaran LM Rajiun Tumada-Achmad Lamani di portal KPU masih nama saya sebagai sekretaris dan pada saat itu saya tidak bertandatangan. Soal perkembangan selanjutnya, kita tidak tau. Tetapi, partai ini punya aturan tersendiri. Masa main copot begitu saja. Dan saya juga belum mendapatkan pemberitahuan secara resmi dari DPD maupun DPP,” tegas Ali.

Dia menambahkan, tentang pemasangan bendera Demokrat di posko-posko Ihsan-La Nika, semua itu dilakukan oleh masyarakat simpatisan partai besutan SBY tersebut yang mendukung Ihsan-La Nika. “Itu dipasang masyarakat simpatisan Partai Demokrat yang mendukung Ihsan-La Nika. Masa kita mau salahkan masyarakat inikan tidak mungkin,” ujarnya.

Tentang dukunganya kepada Ihsan-La Nika, Ali mengklaim juga mendapat restu pengurus Partai Demokrat Muna Barat. “Saya bisa menjamin, teman-teman yang ada di Demokrat saat ini, juga sama-sama saya mendukung Ihsan-La Nika,” tutupnya. (p1/b/aji)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top