Pra-Porprov Digelar di Lapangan Buruk – FAJAR Sultra
News

Pra-Porprov Digelar di Lapangan Buruk

KENDARI – Pertandingan Pra-Porprov cabor softball yang digelar di Lapangan Lakidende Kendari, digelar Rabu (23/11). Empat tim bertanding menjadi yang terbaik. Pemandangan baru, sejumlah siswa SMA di Kota Kendari, nampak hadir dan menonton event persiapan Porprov XIII tahun 2018.

Namun, hingga saat ini lapangan untuk persiapan pelaksanan Porprov XIII ini, masih dalam kondisi buruk dan perlu perbaikan. Perbaikan ini, berupa kondisi lapangan bagian dalam (infield) dan lapangan bagian luar (outfield). Selain itu, sisi kiri (leftfield) lapangan.

Event Pra-Porprov yang digelar di Lapangan Lakidende, Rabu (23/11). Peserta bertanding diatas lapangan berbatu.

“Sampai sejauh ini, memang lapangan masih belum layak, meskipun untuk Pra-Porprov kita upayakan sudah bisa terlaksana dengan baik. Tapi sejauh ini komunikasi yang sudah kami bangun dengan DPRD dan pemerintah daerah, mudah-mudahan bisa memenuhi kebutuhan atlet agar bisa bermain di lapangan yang bagus,” kata Ripuji.

Pernyataan Ripuji, diakui salah satu atlet softball Sultra, Mojo. Diakui pemain PON XIX ini, kondisi lapangan Lakidende, memiliki sejumlah titik berbahaya. Pada area outfied, sejumlah titik merupakan area dengan tekstur berbatu. Jika Pemain tidak cukup menghafal area ini, bisa cedera ketika melakukan gerakan keras.

“Makanya, kalau kita tidak hafal baik lapangan, kita bisa cedera kalau mau coba-coba sliding (meluncur). Karena memang kasian, janganmi saya cerita lihat sendirimi saja,” kata Mojo.

Meskipun kondisi lapangan yang berbahaya, namun, selama Pra-Porprov cabor softball tetap dipenuhi sejumlah siswa SMA. Ketertarikan, diakui Sekretaris Umum Perbasasi, Ripuji, dampak dari rekan-rekan mereka yang mampu menjuarai event softball junior U-19 di Medan, Sumatera Utara, pekan lalu.Sebab, mayoritas peserta kejurnas adalah siswa kelas dua dan tiga SMA di Kota Kendari.

“Setelah PON XIX, Kejurnas Junior dan Walkota Makassar Cup, ketertarikan siswa SMA di Kota Kendari, berbeda dari biasanya. Saat ini, kalian lihat sendiri siswa sudah mulai tertarik mempelajari cabor softball,” ujar Ripuji.(r5)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top