SMAN 5 Miliki Laboratorium Seni Budaya dan Film – FAJAR Sultra
News

SMAN 5 Miliki Laboratorium Seni Budaya dan Film

BARU-Foto-bersama-Kepala-sekolah-SMAN-5-Kendari-Ishak-Paway-SPd-MA-bersama-guru-dan-siswa-di-Laboratorium-Seni-Budaya-dan-Film.-1024x768

KENDARI – urgensi pengembangan bakat siswa di bidang seni budaya dan film tampak paling dipahami pihak SMAN 5 Kendari. Sekolah yang terletak di Kecamatan Baruga ini bahkan kini memiliki Laboratorium Seni Budaya dan Film. Memiliki kapasitas 100 orang dengan fasilitas full AC dan kedap suara.

Laboratorium ini menjadi tempat favorit bagi para siswa untuk melakukan kegiatan ekstrakulikuler sekolah. Gedung laboratorium yang dibangun pada tahun 2015 tersebut bahkan dibuka untuk umum, meski prioritas utamanya untuk internal sekolah itu sendiri.

Kepala sekolah SMAN 5 Kendari Ishak Paway SPd MA bersama guru dan siswa, di Laboratorium Seni Budaya dan Film.

Kepala SMA Negeri 5 Kendari Ishak Paway SPd MA, mengatakan, di laboratorium itu, para siswa bukan hanya meluangkan minat maupun bakat, tetapi juga menjadi tempat hiburan karena siswa dapat menonton berbagai film bernuansa edukasi.

Kata Ishak, secara internal pihaknya menggunakannya sebagai tempat latihan siswa, pembelajaran siswa, sekaligus menjadi media hiburan bagi siswa.

“Mulai dari yang bakat pada musik, bakat tari, bakat akting dan fashion show, termasuk juga menjadi tempat pemutaran film,” ucapnya.

Saat ini SMA Negeri 5 Kendari sudah memiliki 60 keping film, di antaranya adalah film bernuansa edukasi pendidikan, seperti film 7 Presiden Indonesia, film tentang sejarah Indonesia, film Laskar Pelangi dan film dokumenter yang mengisahkan potret pendidikan di Indonesia.

“Partisipasi masyarakat sangat baik terhadap tempat kami, terbukti seperti dari SMA 8 Kendari, SMA 3 Kendari dan yang terbaru menjadi tempat perlombaan tari dan lagu solo PGRI Kota Kendari, semua pernah mengunjungi tempat kami,” ungkapnya, Rabu (23/11).

Ishak Paway menyampaikan bahwa sekarang ini adalah semangat pendidikan karakter, penumbuhan budi pekerti dan pengembangan minat dan bakat, sehingga dengan sendirinya fasilitas tersebut dapat menjawab persolan yang ada di sekolah.

“Anak-anak yang memiliki bakat dan keterampilan, suda dapat diantisipasi dengan keberadaan sarana ini,” jelasnya. (p11/b/alp)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top