Perkuat Tatanan Berbangsa, Senator Ingatkan Ikatan Daerah – FAJAR Sultra
News

Perkuat Tatanan Berbangsa, Senator Ingatkan Ikatan Daerah

pilar-

KENDARI – Upaya menguatkan keutuhan berbangsa dan bernegara dalam bingkai NKRI terus dilakukan lembaga tinggi negara, DPD RI. Melalui sosialisasi pilar berbangsa dan bernegara, yang dilakukan ke daerah bingkai NKRI diharapkan harus terus menerus dijaga.

Demikian hal tersebut diungkapkan anggota DPD RI Yusran A. Silondae dalam kegiatan sosialisasi pilar-pilar berbangsa dan bernegara yang kembali digelar menjelang penutupan tahun ini.

Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Kelurahan Ladongi Kolaka Timur, Sabtu (26/11), yang diikuti seratusan warga masyarakat dari berbagai unsur lapisan masyarakat setempat.

Anggota DPD RI Yusran Silondae kembali mengelar kegiatan sosialisasi empat pilar berbangsa dan bernegara, di Ladongi, Koltim, Sabtu (26/11).

Pada kesempatan itu, mantan Pj Gubernur Sultra ini menyampaikan keberadaan DPD RI dalam struktur ketatanegaraan Indonesia salah satunya untuk memperkuat ikatan daerah-daerah dalam wadah NKRI, dan memperteguh persatuan kebangsaan seluruh daerah.

“Disamping itu, utusan daerah juga berupaya meningkatkan agregasi dan akomodasi aspirasi dan kepentingan daerah-daerah dalam perumusan kebijaksanaan nasional, baik yang berkaitan dengan negara dan daerah,” tuturnya.

Kerja-kerja DPD juga terus mendorong percepatan demokrasi yang berdasarkan hukum. Karenanya, keberadaan lembaga ini juga untuk memperkuat ikatan daerah-daerah otonom berjalan dengan keberagaman daerah dalam rangka kemajuan bangsa dan negara Indonesia.

Saat ini, tegasnya, problema yang dihadapi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara Indonesia adalah adanya pergeseran nilai disemua sendi kehidupan yang sangat mengkhawatirkan, seperti kecenderungan hidup masyarakat yang sekularistik dan hedonistik, kebebasan tanpa merujuk kepada nilai dasar dan karakter kemanusiaan alami bagi bangsa Indonesia adalah Pancasila.

Dalam kegiatan tersebut, Yusran didampingi sejumlah narasumber lain yakni akademisi IAIN Kendari Dr. Muh. Alifuddin. Dikesempatan tersebut disampaikannya, ancaman global dan lokal tengah dihadapi masyarakat. Ada sejumlah pihak dalam paham politik kenegaraan yang mengkhendaki adanya perubahan dan perombakan besar sebagai jalan untuk mencapai taraf kemajuan.

Hal itu bisa menurutnya bisa membawa instabilitas, sikap tidak toleran. “karena itu acuan nilai-nilai dasar membangun karakter indonesia adalah melalui Pancasila sebagai dasar negara. Lalu ada UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. (ags)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top