Istri Hamil Tua, Suami Mencabuli Seorang Mahasiswa – Hacked by TryDee
News

Istri Hamil Tua, Suami Mencabuli Seorang Mahasiswa

KENDARI – Seorang lelaki berinisial DN (31) harus mendekam di balik jeruji besi Polsek Poasia, Kendari. Tersangka dikenakan pasal 289 KUHP dan diancam pidana penjara sembilan tahun penjara, setelah melakukan pencabulan kepada seorang mahasiswa berinisial IS (20).

Saat ditemui di Polsek Poasia, DN mencabuli IS bertempat disalah satu indekos yang terletak di Jalan Hea Mokodompit, Kelurahan Kambu, Kecamatan Poasia, Sabtu (26/11).

Penyidik Polsek Poasia melakukan pemeriksaan kepada pelaku pencabulan terhadap seorang mahasiswa.

Di hadapan penyidik, DN mengaku bahwa korbannya merupakan pacar atau kekasih sendiri. Mereka menjalin hubungan telah lima tahun lamanya. Namun dibalik itu, ternyata DN telah memilik istri, yang sementara mengandung anaknya, dengan umur kandungan delapan bulan.

Pelaku mengakui jika telah melakukan perbuatan bejadnya dalam keadaan tidak sadarkan diri, lantaran terpengaruh oleh minuman keras (Miras). Dan selama menjalin cinta dengan IS baru sekali melakukan perbuatan yang tidak terpuji itu.

Dia menerangkan, kebiasaanya sehari-hari bersama dengan IS tanpa sepengetahuan istri maupun keluarga pelaku dan korban.

“Sebelumnya tidak pernah berani melakukan hubungan intim dengan IS (pacarnya). Nanti saya mabuk baru saya berani lakukan,” kata DN.

Sementara itu, korban juga diketahui seorang mahasiswi semester satu, belum bisa ditemui lantaran masih dalam kondisi trauma atas perbuatan kekasihnya sendiri.

Dari hasil penyelidikan terungkap bahwa sebenarnya korban telah lama akan melaporkan hal ini kepada pihak Kepolisian.

Sayangnya ID selalu mengancam akan membunuh IS. Selain itu, jika hubungan mereka diketahui oleh keluarga, ID mengancam akan membakar indekos korban.

Kepala Sektor Kepolisian (Kapolsek) Poasia, Kompol Haerudin saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Kata dia, terungkapnya kasus tersebut, setelah orang tua korban melapor pada Polsek Poasia.

Saat ditindaklanjuti dan dilakukan penyelidikan pada kasus itu, kata Kapolsek, terkuak bahwa DN mengakui perbuatannya. Dan pada akhirnya pelaku terbukti melakukan perbuatan cabul.

Akibat perbuatannya, DN langsung ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan di Sel tahanan Polsek Poasia.

Dari hasil penyelidikan dan penyidikan, Kepolisian, DN dinyatakan pernah terlibat dalam kasus penganiayaan dan diproses secara hukum di Polsek Poasia. (p2/b/put)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top