Pedagang Pasar Panjang Akan Resmi Pindah – Hacked by TryDee
News

Pedagang Pasar Panjang Akan Resmi Pindah

KENDARI – Sebulan setelah peresmian Pasar Sentral Wuawua Kendari oleh Wali Kota, Dr Ir H Asrun MEng Sc, maka hari ini, Rabu (30/11), para pedagang pasar panjang resmi akan pindah secara serentak. Hal ini diungkapkan Hj Nahwa Umar SE MM, Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Kendari, Selasa (29/11).

Suasana pasar panjang yang ditempati eks pedagang Pasar Wuawua, Kota Kendari, Selasa (29/11). Rencananya hari ini, para pedagang akan pindah ke Pasar Sentral Wuawua.

Dia menerangkan, pasar yang berdaya tampung hingga 748 lods itu telah siap ditempati secara total. Terlebih pasar juga sudah dilengkapi sarana prasarana pendukung maupun pelengkap, diantaranya fasilitas musolah, toilet, kantor koperasi yang bisa digunakan sebagai tempat penambahan modal bagi pedagang, pos jaga, halaman parkir, lampu jalan, tower penampungan air, dan instalansi sumur bor, hingga instalasi pemadam kebakaran.

Melalui penyiapan yang telah dilakukan Pemkot Kendari itu, maka Pasar Sentral Wuawua Kendari telah dapat menampung para pedagang pasar panjang, yang sebelumnya berpindah akibat kebakaran pada 2010 lalu.

“Seluruh pedagang yang berada dipasar panjang harus bersedia dipindahkan. Karena pasar panjang merupakan lahan masyarakat yang dipinjamkan kepada pedagang, dan pedagang harus punya inisiatif untuk menggunakan fasilitas yang sudah dibuatkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari,” ucapnya.

Pihaknya mengaku, sudah berkoordinasi dan bersurat ke pol PP, Polres dan TNI AD untuk mengawal perpindahan pedagang dari pasar panjang ke pasar sentral wua-wua walaupun akan ada pedagang yang sulit namun upaya perpindahan akan terus dilakukan.

“Semua pedagang sudah teridentifikasi, dan bersedia pindah di Pasar Wua-wua,” tambahnya.

Dia berharap agar para pedagang yang masih menempati pasar panjang agar bisa pindah secara sukarela dan bisa memanfaatkan sarana dan prasarana yang sudah dibuatkan oleh Pemkot dipasar sentral wua-wua secara aman agar tercipta situasi yang kondusif demi kebaikan bersama.

“Tidak ada sanksi bagi pedagang yang tidak mau dipindahkan, hanya mengingat lahan yang digunakan pedagang merupakan lahan masyarakat, jadi kami sebagai pemerintah hanya menyediakan tempat berjualan yang bersifat aman dan nyaman,” tutupnya. (p6/b/put)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top