Dicatut PT SAJ, Tiga Pimpinan Dewan Murka – Hacked by TryDee
News

Dicatut PT SAJ, Tiga Pimpinan Dewan Murka

WANGGUDU – Tiga pimpinan DPRD kabupaten Konawe Utara berang dengan ulah PT Sarana Andalan Jaya (SAJ). Pasalnya perusahaan sawit ini mencatut nama DPRD Konut yang berada dibelakang beroperasinya mereka.

PT Selaras Andalan Jaya (SAJ) melakukan operasi meski sudah ada pelarangan beroperasi yang dikeluarkan pemerintah setempat. Perusahaan ini nekat beroperasi dengan melakukan penanaman bibit sawit di wilayah desa Sambandete kecamatan Oheo.

Tiga pimpinan DPRD Konawe Utara yang dikonfirmasi tidak membenarkan hal itu. Mereka pun merasa kaget dengan adanya pernyataan PT SAJ dan meminta pihak perusahaan siapa yang memberikan izin.

“Siapa yang bilang begitu. Tolong tunjukkan siapa kalau memang ada berarti oknum. Sejak kapan kita bisa memberikan izin. Itu adalah tugas eksekutif,” ucap Wakil Ketua I, Sudiro SH MH dengan nada tinggi yang diiyakan oleh wakil ketua, I Made Tarubuana.

Ketua DPRD, Jefri Prananda SH juga membenarkan pernyataan dua Wakil Ketua. Dirinya mengatakan tidak pernah memberikan garansi kepada PT SAJ.

“Tidak pernah kita memberikan izin. Memang kita habis hearing mereka. Tapi sebatas mengenai izin mereka. Kalau persoalan dua syarat ini kita tidak masuki, karena teknisnya eksekutif yang lebih tahu,” katanya.

Kepala dinas Perkebunan Konut, Herman yang ditemui di Kantor bupati baru-baru ini membenarkan pelanggaran perusahaan ini. Kata dia, PT SAJ belum bisa melakukan aktivitas perkebunan di wilayah izinnya karena belum memenuhi syarat.

“Memang moratorium atau penghentian sudah dicabut. Tapi perusahaan masih tidak boleh melakukan aktivitas. Keduanya yakni Pendataan ulang lahan warga. Serta perusahaan harus melakukan pembahasan RKPP (rencana kerja pengelolaan perkebunan) sesuai luasan izin lokasinya,” katanya.

Menurut Herman, dua syarat ini sudah harus terpenuhi, jika perusahaan ingin jalan. Tapi hingga kini syarat yang diberikan belum belum dipenuhi. Pernyataan Herman ini dibenarkan oleh Kepala Badan Perizinan dan Penanaman Modal, Sundu Bao.

Ari, Legal PT SAJ yang ditemui membenarkan pihaknya saat ini tengah melakukan penanaman di wilayah desa Sambandete. Namun, ditanya mengenai dua persyaratan yang diberikan, dirinya enggan berkomentar.

“Benar sekarang kita lagi menanam pak. Kalau masalah persyaratan itu saya tidak tahu banyak. Itu nanti pa Wahyu yang bisa menjelaskan. Jangan sampai tidak konek dengan jawaban diatas,” kata Ari.

Ditanya mengenai alasan mereka melakukan operasi, Ari mengatakan, jika moratorium telah ditarik dan PT SAJ sudah mendapatkan ijin dari DPRD Konut. Namun ditanya siapa yang mengijinkan dari pihak DPRD, Ari kembali tidak menjawab.(hdi/ian)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top