Lima Desa di Butur Masih Gelap, Warga Pun Gerah, Akibatnya…. – Hacked by TryDee
News

Lima Desa di Butur Masih Gelap, Warga Pun Gerah, Akibatnya….

KENDARIPOS.CO.ID BURANGA- Lima Desa di Kecamatan Kambowa Buton Utara hingga kini belum menikmati listrik . Janji janji manis PLN Rayon Baubau dianggap hanya angin lalu. Warga pun mulai gerah

dan mengancam akan merubuhkan tiang listrik jika hingga akhir tahun ini lisrik belum menerangi desa mereka.

Tokoh Masyarakat Kecamatan Kambowa, Amirudin mengatakan, kesabaran masyarakat menanti dialiri listrik khususnya dilima desa itu mulai hilang. Apalagi, beberapa desa lainnya di Kabupaten Buton Utara telah tersentuh listrik sehingga menimbulkan rasa kecemburuan.

“Masyarakat sudah mulai kehilangan kesabaran menunggu agar desa kami juga teraliri listrik. Bahkan, warga yang telah merelakan tanaman mereka ditebang demi listrik masuk. Mereka mengancam jika hingga akhir tahun ini listrik belum juga masuk, tiang listrik yang telah berdiri dengan tegak akan menjadi sasaran pelampiasan kemarahan warga,” ujar Amirudin, Jumat (2/11).

Menurutnya, kemarahan warga tentunya beralasan mengingat Kabupaten Buton Utara telah berusia 9 tahun semenjak resmi menjadi daerah otonomi baru pada tahun 2007 silam. Namun, pembangunan infrastruktur belum juga merata sehingga masyarakat ada yang belum tersentuh fasilitas yang memadai salah satunya kebutuhan akan tenaga listrik.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Buton Utara, Armin mengatakan, kendala lima desa itu belum teraliri listrik disebabkan masih ada sebagian tanaman warga yang belum ditebang khususnya di Desa Lagundi yang berada dekat area tiang listrik. Selain itu, kata dia, pihak PLN Rayon Bau-Bau terkendala kapasitas kemampuan mesin tenaga pembangkit listrik , sehingga belum mampu melayani lima desa tersebut dalam waktu dekat ini.

“Saya tidak bisa memastikan kapan lima desa itu akan dialiri listrik. Tentunya, saya berharap agar masyarakat tetap bersabar dan menunggu informasi kapan kepastian dari PLN Rayon Bau-Bau. Sebab, lima desa berdasarkan perencanaan mengambil aliran disana,” tandasnya. (had/b)

Kendari Pos

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top