Dua Daerah Alami Penurunan Produksi – FAJAR Sultra
News

Dua Daerah Alami Penurunan Produksi

KENDARI – Laporan data dari Dinas Kelautan dan Perikanan (KP) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyebutkan produksi perikanan tangkap di provinsi Sultra mengalami penurunan pada tahun 2015 berjumlah 149.199 ton dibanding dengan tahun 2014 sebanyak 153.519 ton.

Baubau dan Kendari tercatat mengalani penurunan produksi perikanan tangkap yang signifikan. Jumlah produksi perikanan tangkap Kendari pada 2015 sebanyak 31.443 ton menurun dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 41.297,2 ton.

Tri Kusno

Hal yang sama juga terjadi dengan kota Baubau, dimana produksi perikanan tangkap pada 2015 berjumlah 3.333 ton menurun dibanding 2014 yang berjumlah 13.451 ton.

Penurunan jumlah produksi perikanan tangkap di Sultra diakibatkan oleh adanya penurunan produktifitas tangkapan ikan di beberapa kabupaten/kota.

Dari 12 kabupaten/kota, tercatat 7 kabupaten/kota yang mengalami penurunan produktifitas perikanan tangkap, sedangkan 4 kabupaten/kota saja yang mengami peningkatan produktifitas.

“Jadi yang mengalami penurunan produksi perikanan tangkap antara lain Kabupaten Muna, Konawe, Konawe Selatan, Kolaka Utara, Buton Utara, Kota Kendari dan Baubau. Sedangkan kabupaten Buton, Kolaka, Bombana, Wakatobi, dan Konawe Utara itu mengalami peningkatan yang cukup signifikan,” ungkap Humas Dinas KP Sultra Tri Kusno dalam persentasenya dikegiatan dialog kemaritiman di Auditorium Mokodompit Universitas Halu Oleo (UHO), Sabtu (03/12).

Tri menambahkan, berbeda dengan produksi perikanan tangkap, produksi perikanan budidaya justru cenderung mengalami peningkatan jumlah produksi.

Ia menyebutkan, produksi perikanan budidaya air laut pada 2015 berjumlah 1.082.301,04 ton mengalami peningkatan dari tahun 2014 sebesar 956.491,17 ton.

Kemudian produksi perikanan budidaya air payau pada 2015 berjumlah 79.252,36 ton, meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya berjumlah 48.452,91 ton.

“Memang yang mengalami penurunan produksi perikanan tangkap terbesar adalah kota Kendari dan Baubau. Jenis ikan tangkap yang menurun didominasi jenis ikan layang, tongkol kral, dan cakalang,” tuturnya. (p9/b/ags)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top