KPU Bakal Coret Pemilih Non e-KTP – Fajar Sultra
News

KPU Bakal Coret Pemilih Non e-KTP

KENDARI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kendari memastikan tidak akan memasukkan pemilih yang tidak memiliki kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) dan surat keterangan kependudukan ke dalam daftar pemilih tetap (DPT). Hal ini dilakukan karena yang bersangkutan dianggap tak mampu menunjukkan identitas kependudukan.

Sebelumnya warga yang belum memiliki e-KTP atau surat keterangan kependudukan masih bisa terdata dalam dalam daftar pemilih sementara. Namun mereka akan dicoret dari daftar pemilih manakala mereka tidak menunjukkan identitas kependudukannnya ke panitia pemungutan suara (PPS) paling lambat 27 November 2016 atau di KPU paling lambat 4 Desember 2016.

Ketua KPU Kendari Hayani Imbu mengatakan konteks pelaksanaan pesta demokrasi kali ini adalah pemilih wali kota. Sehingga warga yang berhak terdaftar sebagai pemilih adalah mereka yang berdomisili di Ibu Kota Sultra dan dibuktikan dengan e-KTP atau keterangan kependudukan.

Meski akan mencoret beberapa pemilih yang tak punya e-KTP dan surat keterengan kependudukan, namun KPU belum bisa memastikan berapa jumlahnya.

“Soalnya, sekarang sedang dalam reklapitulasi panitia pemilihan kecamatan (PPK). Dan dipastikan akan ada yang dicoret. Tapi nanti tergantung rekomendasi dari Panwaslu,” ucapnya.

Menurut Hayani, jumlah warga yang akan dicoret dari daftar pemilih baru bisa diketahui saat pleno penetapan DPT yang akan dilaksanakan hari ini (6/12).

“Jadi dalam pleno DPT, kita akan hadirkan tim kampanye pasangan calon, Panwaslu dan Disdukcapil. Dalam pleno nanti, kita akan sampaikan berapa pemilih yang memenuhi syarat dan berapa pemilih yang masuk dalam tanggapan masyarakat,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (5/12).

Selama ini, katanya, pemilih yang belum memiliki identitas kependudukan dan terkafer dalam daftar pemilih sementara sudah disurati oleh KPU Kendari. Dan sebagian dari mereka, ada yang sudah melapor ke PPS dan KPU dengan menyertakan bukti e-KTP dan surat keterangan kependudukan.

“Kalau yang melapor dengan membawa e-KTP atau surat keterangan kependudukan akan tetap kita pertahankan dan akan masuk dalam DPT. Tapi ada juga yang berpotensi dihapus karena mereka mengindikasikan bukan warga Kota Kendari yang dibuktikan dengan e-KTP atau surat keterangan (kependudukan),” pungkasnya. (rst)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top