Perhatian! Menunggak Pajak, Anggaran Desanya Ditahan – FAJAR Sultra
News

Perhatian! Menunggak Pajak, Anggaran Desanya Ditahan

KENDARIPOS.CO.ID TIRAWUTA- Anggaran yang dialokasikan untuk 71 desa di Kolaka Timur belum direalisasikan. Pasalnya, hingga kini puluhan desa itu belum melunasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

“Bupati sudah mengeluarkan surat penangguhan sementara untuk menahan pencairan DD dan ADD. Sebelum mereka melunasi semua pajak selama tiga tahun terakhir,” kata Plt Kadis Pendapatan Daerah Koltim, Sumiarno saat ditemui di ruangan kerjanya, Kamis (8/12).

Sumiarno mengatakan, PBB merupakan pendapatan utama pemerintah daerah (Pemda) dalam membangun infrastruktur maupun pembelanjaan lainnya. Jika kontribusi yang diwajibkan pemerintahitu tidak bisa terpenuhi, maka pembangunan juga akan macet atau kurang masimal. Sebab, faktor keuangan diambil berdasarkan restribusi pajak sangatlah memberikan pengaruhi besar terhadap progres pembangunan fisik.

Mantan PNS Pemerintah Kabupaten Kolaka itu menerangkan, penangguhan pencairan alokasi dana desa baik berasal dari APBD dan APBN, merupakan kiat-kiat pemerintah daerah dalam mewujudkan pembayaran pajak yang sesuai standar yang diberikan pemerintah pusat. Dirinya pun mengakui pendapatan pajak di desa sulit dalam penagihannya. Tetapi kadang yang menjadi kendala, warga sudah membayar, tapi dialokasikan ke tempat lain oleh pemerintah desa. Padahal kata dia, tindakan itu keliru.

Bupati Kolaka Timur, Tony Herbiansyah membenarkan hal itu. Ia mengaku sudah melayangkan surat penangguhan pencairan anggaran untuk desa baik itu bersumber dari APBD maupun ABPN. Katanya, dirinya sengaja memberikan sanksi kepada pemerintah di desa, supaya lebih proaktif dalam melunasi tunggakannya.

“Timbal balik dari masyarakat harus ada, kita penuhi kewajiban sebagai Pemda dan masyarakat juga harus penuhi kewajibannya sebagai warga negara yang baik, yaitu salah satunya membayar pajak. Kita tahan sementara pencairan dana mereka dulu nanti setelah membayar tungggakan PBB, baru BPKAD langsung membayarkannya,” ungkap, Tony saat mengevaluasi PAD tahun itu. (kus/c)

Kendari Pos

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top